Mancing Seneng, Bowo Meraih Hadiah Rp1.000.000,-

BERITA KLATEN-Setelah  waktunya habis dalam lomba mancing di Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Jawa Tengah, Minggu (1/4/2018) peserta lomba bernama Bowo dari Gondang dinyatakan sebagai juara 1. Karena itu Bowo berhak mendapat hadiah uang sebesar Rp1.000.000,-.

Pelaksanaan lomba mancing ikan yang bertajuk Mancing Seneng dimulai pukul 08.00  dan berakhir pada pukul 11.00 untuk memperebutkan ikan jenis bawal yang beratnya paling banyak. Seorang peserta bernama Bowo dari Gondang yang berhasil merebut juara  1 kailnya mendapat ikan bawal seberat 1,7 kilo gram. Untuk juara 2 berhasil direbut  oleh Kopling  peserta dari Srago, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Selanjutnya  juara 3 berhasil diraih oleh peserta bernama Wahyudi dari Basin, Kecamatan Kebonarum.

Fery Pradana selaku ketua panitia lomba mancing ikan yang bertajuk Mancing Seneng,  saat diwawancarai Berita Klaten mengungkapkan lapak untuk mengail ikan ada 45 lapak. Namun hanya sebanyak 41 lapak.  Pesertanya dari Kabupaten Klaten, Sukoharjo,  dan Solo. Ikan yang ditebar di kolam macamnya ada ikan lele, ikan nila, ikan bawal, ikan tombro, dan ikan patin. Ikan bawal yang terberat berbobot 2,5 kilo gram. Setelah waktu habis pada pukul 11.00  panitia juga menyediakan waktu mancing bebas sampai pukul 15.00. Para pemenang untuk juara 1 mendapat hadiah uang sebesar Rp1 juta, juara 2 dapat hadiah Rp600 ribu, dan juara 3 dapat Rp 400  ribu. Untuk maskot atau tambahan ada hadiah 1 ekor ikan patin. Peserta lomba juga mendapat 1 vocher untuk 2 orang. Beaya setiap peserta lomba mancing sebesar Rp150 ribu.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Pluneng bernama Teguh pada media online Berita Klaten mengungkapkan kegiatan lomba mancing ikan merupakan usaha Badan Usaha Milik  Desa (BUMDes) Pluneng. “Ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan di Desa Pluneng. Kegiatan lomba mancing ikan masih akan dilaksanakan kesempatan lain. Selain itu, BUMDes Pluneng juga mengelola umbul Tirto Mulyono,”tutur Teguh menjelaskan.

Ketika pelaksanaan lomba mancing ikan peserta nampak menikmati lomba mancing. Suasana di sekitar kolam mesti diciptakan tenang agar tidak mengusik ikan yang akan dipancing. Karena penonton dilarang mendekat ke kolam. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *