UNBK SMA Di Klaten diikuti 5471 Siswa

BERITA KLATEN – Siswa sekolah menengah atas (SMA)  mulai hari ini Senin (1/4/2019) ini mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) selama 4 hari. Jumlah peserta UNBK di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, jumlahnya ada 5471 siswa.

Demikian diungkapkan Kepala SMA Negeri 3 Klaten Suharjo, saat ditemui di kantornya pada hari pertama pelaksanaan UNBK. Lebih lanjut dikatakan pelaksanaan UNBK adalah hari Senin, Selasa, Kamis, dan Senin (tgl 1, 2, 4, dan 8 April 2019). SMA yang mengikuti UNBK adalah SMA Negeri,  SMA swasta,  MA negeri, dan MA swasta yang ada di Kabupaten Klaten.

Untuk SMA Negeri 3 Klaten dikatakan Suharjo siswa kelas 12 yang mengikuti UNBK ada 345 siswa. Dari jumlah itu untuk siswa jurusan IPA ada 247 siswa, dan siswa jurusan IPS ada 98 siswa. Menurutnya, untuk persiapan UNBK siswa kelas 12 menurutnya  ditambahi pelajaran tutorial, dan diberi latihan mengerjakan soal. Tryout yang diselenggarakan bersama untuk SMA. Selain itu siswa diberi kesempatan memperdalam sendiri untuk belajar memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Suharjo menegaskan fasilitas perpustakaan di SMA Negeri 3 Klaten agar digunakan para siswa kelas 12 untuk mempersiapkan UNBK. Di perpustakaan ada kumpulan soal-soal ujian nasional tahun lalu yang dapat dipelajari. Ia memotivasi siswa agar dapat mengerjakan UNBK agar dapat nilai Bagus.  Karena nilai bagus akan banyak manfaatnya. Waktu jelang masuk ruang UNBK siswa dipersiapkan di ruang transit terlebih dahulu.

Salah seorang siswa SMA Negeri 3 Klaten Asa Padnovsky tetap punya prinsip akan mengerjakan soal UNBK penuh serius. Ia juga berharap dapat nilai Bagus. Meskipun ia paham bahwa UNBK tidak menentukan kelulusan. Tapi dia tahu bahwa untuk tes masuk di sekolah kedinasan diberlakukan syarat nilai minimal nilai ujian nasional juga menentukan.

Lain lagi,  untuk SMA Negeri 1 Klaten. Menurut Kepala SMA Negeri 1 Klaten Kawit Sudiyono, ia sudah memotivasi pada siswa kelas 12 agar berusaha belajar agar nantinya mendapat nilai bagus.  “Meski UNBK tidak mempengaruhi syarat kelulusan,  tetapi siswa saya minta agar mengerjakan serius.  Sehingga nantinya mendapat nilai baik. Karena masuk sekolah kedinasan seperti Akmil,  Akpol, juga Stand masih mensyaratkan nilai minimal terpenuhi,”tutur Kawit Sudiyono.  Menurut Kawit Sudiyono, siswa kelas 12 diarahkan tidak sembrono mengerjakan UNBK. Agar UNBK nilainya dapat baik.

Di SMA Negeri 1 Klaten jumlah siswa kelas 12 yang mengikuti UNBK ada 353 siswa. Rinciannya jurusan IPS ada 49 siswa, kemudian jurusan IPA ada 304 siswa.

Kawit Sudiyono juga mengatakan siswa SMA Negeri 1 Klaten tahun 2019 ini yang masuk perguruan tinggi tanpa tes ada 61 siswa. Antara lain masuk UGM 26 siswa, masuk UNS 24 siswa, masuk ITB 7 siswa, masuk UNDIP 1 siswa, masuk ITS 2 siswa, dan masuk UNJ ada 1 siswa. Harapan Kawit Sudiyono siswa kelas 12 dapat lulus baik, dan selajutnya dapat masuk perguruan tinggi yang baik.(ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *