PPDB Hari Pertama Untuk SMP Dengan Sistem Online Relatif Lancar

BERITA KLATEN – Pelaksanaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) hari pertama  SMP Negeri 1 di Jogonalan, Prambanan, dan di SMP Negeri 2 Karangnongko, Kabupaten Klaten, JawaTengah relatif berjalan lancar, Senin (1/7/2019).

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 di Jogonalan sejak pukul 06.00 pendaftar sudah berdatangan di gedung SMP Negeri 1 Jogonalan yang  ada di barat. Kepala SMP Negeri 1 Jogonalan Endah Sulistyowati pada wartawan perihal PPDB menuturkan untuk PPDB ini tidak memungut beaya. Karena SMP Negeri 1 Jogonalan merupakan sekolah adi wiyata, sekolah yang tanpa plastik, karena plastik sulit terurai. Untuk melaksanakan program itu calon siswa  baru waktu pendaftaran supaya membawa botol plastik volume 1 liter  yang ditukarkan stop maf pendaftaran untuk memasukkan berkas yang sudah divalidasi oleh panitia. Botol-botol plastik itu akan dgunakan membuat pagar taman.

Dalam kesempatan wawancara dengan para wartawan Endah Sulistyowati juga mengungkapkan pada hari pertama yang mendaftar sudah ada sejumlah 384. Sedangkan untuk kelas 7 butuh 9 rombongan belajar (rombel). Tiap rombel ada maksimum 32 siswa. Jumlah siswa yang dibutuhkan ada 288 siswa. Sehingga jumlah sudah melebihi.

PPDB di SMP Negeri 1 Jogonalan secara umum ada 3 jalur. Ialah jalur zona 80%, jalur pretasi 15%, dan jalur mutasi atau pindahan ada 5%. Untuk jalur prestasi SMP Negeri 1 Jogonalan juga akan menerima dari luar zona. Ditegaskan oleh Endah S untuk pendaftaran dibuka 12 ruang. Setelah pengecekan persyaratan berkas cukup kemudian akan dilakukan entry data di ruang. Endah S juga mengungkapkan, ada kendala bagi pendaftar yang kartu keluarga yang baru. Kartu keluarga yang dibuat setelah tanggal 1Januari 2019 tidak dapat masuk sistem.

Pendaftaran siswa baru atau PPDB SMP Negeri 1 Prambanan pada hari pertama juga berjalan lancar. Menurut Kepala SMP Negeri 1 Prambanan Titin Windiyarsih pada hari pertama PPDB jumlah siswa yang dibutuhkan sejumlah 256 siswa. Menurut Titin Windiyarsih para siswa yang mau mendaftar di SMP Negeri 1 Prambanan bersama orang tuanya sudah sejak pukul 04.00 sudah datang di SMP Negeri 1 Prambanan. Pesannya pada para calon siswa yang mendaftar tidak perlu berebutan. Pasti dapat mendaftar, apa lagi yang masuk zona ring 1. Pendaftaran dimulai pukul 08.00 dan ditutup pukul 12.00.

Seorang ibu bernama Susi dari Desa Brajan yang mengantar putrinya akan mendaftar di SMP Negeri 1 Prambanan merasa ragu dengan PPDB  sistim zona ini menurutnya merepotkan. Karena anak putrinya bisa tidak diterima. Karena keberadaan posisi zona di ring 12. Orang tua itu merasa ragu mendaftar di SMP Negeri 1 Prambanan.

Untuk PPDB di SMP Negeri 2 Karangnongko juga berjalan lancar. Ada gangguan mati listrik sekitar pukul 11.00, sehingga sempat mengganggu entri berkas  pendaftaran online. Namun tidak lama listrik sudah nyala karena gangguan lokal.

Kepala SMP Negeri 2 Karangnongko Anik  Ariastuti, pada wartawan mengungkapkan adanya gangguan listrik mati tidak mempengaruhi data siswa yang sudah  melakukan entri data. Jumlah qouta siswa kelas 7 sebanyak 160. Namun pada PPDB hari ke-2 yang mendaftar sudah ada 210. Jadi sudah melebihi qouta.  SMP Negeri 2 Karangnongko meski berada di desa tapi sudah dapat meningkatkan prestasi. Dari peringkat 34 menjadi posisi peringkat 20.  Jumlah calon siswa baru dari jalur zona ada 85%, karena kalau jalur mutasi 5% tidak ada. Maka 5% digabung untuk jalur zonasi ada 85%.

Beberapa orang tua calon  siswa baru ditemui wartawan  ingin masukkan anaknya  di SMP Negeri 2 Karangnongko karena dekat, dan prestasi SMP Negeri 2 Karangnongko prestasinya meningkat. Ini yang mendasari alasan para orang tua calon siswa ingin memasukkan anaknya masuk di SMP Negeri 2 Karangnongko.  Secara umum syarat PPDB adalah SKHU asli, akte asli,. kartu keluarga, pas photo 3×4 = 3 lembar (ksd)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *