Workshop Untuk Implementasi Tugas Dan Fungsi Kepala Sekolah

BERITA KLATEN – Sejumlah 57 kepala Sekolah Menengah  Pertama (SMP) Negeri se Kabupaten Klaten mengikuti workshop implementasi tugas dan fungsi kepala sekolah  di Grand Cokro Klaten, Jateng, Kamis s/d Sabtu (1-3/8/2019).

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Klaten Kamidi, ketika ditemui di sela-sela workshop tersebut Kamidi menuturkan yang mengikuti workshop ada 57 kepala sekolah dari 65 kepala sekolah. Menurutnya diselenggarakannya workshop bagi Kepala SMP Negeri ini agar para kepala sekolah lebih kreatif. Apalagi, lanjut Kamidi mengacu Peraturan Menteri  Pendidikan Dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 15 tahun 2018 tentang pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, kepala sekolah dituntut untuk inovatif yang lebih maju.

Kamidi mengungkapkan kepala sekolah berperan sebagai manajerial, wira usaha, dan superviser.  Dalam fungsi manajerial antara lain menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai tingkatan perencanaan, mengembangkan organisasi sekolah sesuai dengan kebutuhan, mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajar yang efektif, dan masih beberapa fungsi kepala sekolah sebagai manajerial.

Kemudian kepala sekolah berfungsi sebagai kewirausahaan adalah menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah, bekerja keras untuk mencapai untuk mencapai keberhasilan sekolah sebagai organisasi pembelajar yang efektif, memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah, pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik, dalam menghadapi kendala dihadapi sekolah, memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi atau jasa sekolah sebagai sumber belajar peserta didik. Dari hasil kewirausahaan dapat berguna untuk kebutuhan sekolah.

Kemudian sebagai fungsi supervisi adalah merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru, melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat, dan menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.

Workshop implementasi tugas dan fungsi kepala sekolah dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Lasa. Dalam sambutannya Lasa antara lain mengungkapkan kepala sekolah berfungsi sebagai manajerial perlu membutuhkan literasi, sikap atau karakter, dan pemantau pendidikan.

Nara sumber workshop implementasi tugas dan fungsi kepala sekolah antara lain para pengawas sekolah ialah Surono, Sunarto, Joko Prianto, dan Wasono. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *