Kirab YAA-Qowiyyu Mengusung Gunungan Apem

BERITA KLATEN-Kirab YAA-Qowiyyu yang diawali dari halaman Kantor Camat Jatinom, Kabupaten Klaten, Jateng mengusung beberapa gunungan apem menuju ke Masjid Ageng Jatinom dekat lokasi untuk sebar apem, Kamis (2/11/2017).

Tiap gunungan apem yang diusung empat orang setinggi kurang lebih 1,5 meter. Selain apem yang dibentuk gunungan, juga ada apem yang ditaruh di keranjang juga dibawa ke Masjid Ageng. Setelah apem yang diusung dalam kirab kemudian ditaruh Bapak Supadi.

Dalam kirab tersebut diawali oleh petugas foreder dari Kepolisian Sektor Jatinom. Selanjutnya pasukan pengibar bendera (Paskibrata) Kecamatan Jatinom, masyarakat Jatinom dengan mengenakan pakaian kejawen, qosidah, dan lainnya termasuk drumband dari SD Negeri Jatinom.  Sebelum dilaksanakan kirab untuk menghibur tamu, di halaman kantor Kecamatan Jatinom ditampilkan atraksi dari kelompok bela diri. Mereka  menampilkan olah gerak bela diri dengan kekuatan batin.

Nampak hadir Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Klaten Joko Wiyono, Camat Jatinom Sip Anwar, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Jatinom Naru, dan para undangan lainnya. Setelah mengawali kegiatan kirab para pejabat  juga mengikuti kirab dengan jalan kaki menuju Masjid Ageng.

Ketua Panitia Perayaan Tradisional YAA-Qowiyyu Jatinom Giyanta, pada Berita Klaten mengatakan dalam perayaan YAA-Qowiyyu diadakan beberapa hiburan. Pada malam ini ada pentas wayang kulit oleh dalang anak. Untuk wayang kulit dengan lakon Banjaran Kresno akan dilakukan oleh dalang Ki Kasino Kasi Pandoyo. Selain pentas wayang kulit juga ada tari sebar apem, Hadroh Qosidah Modern, dan Rampak Kenthong dari Kabupaten Karanganyar.

Perayaan tradisional YAA-Qowiyyu adalah untuk mengenang sejarah Ki Ageng Gribik dahulu kala semasa tinggal di Jatinom. Kebiasaan tradisi yang dilakukan warga masyarakat Jatinom membuat makanan apem. Pada perayaan YAA-Qowiyyu yang dilakukan pada bulan Jawa Sapar juga dilakukan menyebar apem pada Jumat (3/11/2017). Menurut Giyanta apem yang akan disebar seberat 5 ton. Apem juga ada yang dijual. Tahun 2017 ini apem dijual seharga Rp1.000,- per satunya. (ksd)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *