RS Soeradji Tirtonegoro Klaten Berhasil Operasi Bedah Saraf

BERITA KLATEN-Belum lama ini di RS Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten, Jawa Tengah, telah berhasil melakukan operasi canggih bedah saraf.

Demikian diungkapkan oleh dokter tim bedah saraf  dr Wisnu Baskoro Sp BS, dan dr Andrianto Purnawan Sp BS waktu konferensi pers di ruangan poli orthopedi RSST, Jumat (3/5/2019) siang. Dalam kesempatan konferensi pers ini dr Wisnu dan dr Andrianto didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan Medim RSST Klaten dr Kurniyanto Sp Bs Selain didampingi dr Kurniyanto Sp Bs juga didampingi bagian humas RSST Klaten Danik, dan staf yang lain.

Lebih lanjut, untuk pengantar dr Wisnu mengatakan operasi canggih bedah saraf selain membutuhkan ahli  bedah saraf yang mumpuni juga membutuhkan peralatan yang menunjang operasi bedah saraf mikro, seperti mikroskop dan endoskopi yang sudah bisa dilakukan di Indonesia. Dikatakan juga oleh dr Wisnu di RSST sudah melakukan tindakan operasi bedah saraf mikro pada pasien yang menderita trigeminal neuralgia dengan microvascular decompresi (MVD), endoskopi otak pada pasien hidrosefalus, dan tumor belakang.

Dalam kesempatan jumpa pers dr Wisnu juga menuturkan bagi pasien penderita trigeminal neuralgia adalah suatu nyeri mendadak pada satu sisi wajah, ialah nyeri bisa datang dan pergi secara tiba-tiba. Penderita ini merasakan seperti tertusuk atau tersengat listrik pada satu sisi wajah tempat persarafan dari saraf trigeminal. Penyebab trigeminal neuralgia karena adanya karena adanya iritasi mekanik pada saraf trigeminal di daerah batang batang otak. Biasanya paling sering karena suatu jepitan pembuluh darah dan tumor otak.

Dokter Wisnu juga mengungkapkan pasien baru terdiagnosis trigeminal neuralgia setelah bertahun-tahun berobat dan hasilnya tidak memuaskan, sehingga mengganggu psikis pasien. Para pasien juga merasakan sakit nyeri di rahang bawah, seperti sakit gigi biasa.

Tim bedah saraf di  RSST  selain operasi di daerah batang otak, juga telah berhasil dilakukan operasi hidrosefalus dengan teknik endoskopi otak pertama di Klaten pada pasien dengan hidrosefalus sehingga pasien tidak memerlukan pemasangan selang kepala (VP Shunt) permanent didalam tbuhnya. Operasi tulang belakang di daerah leher depan dan operasi tumor tulang belakang juga telah bisa dikerjakan di RSST Klaten dengan adanya ahli bedah saraf dan peralatan canggih  saat ini. Tim bedah saraf di RSST Klaten komitmennya ingin melayani pasien dan berusaha seoptimal untuk menyembuhkan pasien. Juga mohon pasien bersama keluarganya bersedia pasrah total untuk dioperasi.

Dalam kesempatan konferensi  pers tersebut juga hadirk dua orang pasien yang  operasi, Ismiyati (43) dari Karangdukuh, Jogonalan dan Esi (52) dari Sobayan, Pedan, yang juga mengalami operasi  canggih bedah saraf di RSST Klaten.

Ismiyati mengungkapkan merasakan pada wajahnya sebelah kiri. Yang ia rasakan wajah atau muka dirasakan greng-greng, cekot-cekot, selama 4 tahun dirasakan. Pengakuan Ismiyati yang diagnosanya trigeminal neuralgia setelah dioperasi sekarang merasakan enak.

Sedangkan Esi yang tinggal di Sobayan, Pedan ini sakit tumor tulang belakang. Setelah dioperasi Esi sudah mulai jalan meski pakai alat. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *