Hj Sri Mulyani : Jangan Neko-neko, Bekerjalah Yang Jujur

BERITA KLATEN (BK)- Jangan neko-neko, bekerjalah yang jujur,  upayakan penarikan retribusi pasar mencapai target.

Demikian dikatakan Plt Bupati Klaten Hj Sri Mulyani ketika melakukan pembinaan dan konsolidasi pengelola pasar di Aula Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdakop & UKM) Kabupaten Klaten, Jumat (3/3) siang.  Ia mengungkapkan Kabupaten Klaten masih dipantau terus oleh komisi pemberantasan.korupsi (KPK) setelah terjadi operasi tamgkap tangan (OTT). Maka ia menekankan pada para pegawai pengelola pasar jangan neko-neko.

Ia juga menginginkan agar setiap pasar kondisinya selalu nampak bersih. Agar ada kerja sama yang partisipatif para bakul membawa kantong plastik untuk mewadahi sampah miliknya. Kemudian sampah-sampah yang sudah dimasukkan dalam kantong plastik agar dimasukkan dalam bak sampah yang ada di pasar. Sri Mulyani juga berharap di pasar-pasar juga ditanami bunga-bunga untuk mewujudkan Klaten dalam program sejuta warna.

Hj Sri Mulyani melakukan kunjungan di Kantor Disdakop dan UKM untuk melakukan pembinaan dan konsolidasi didampingi beberapa orang  pejabat Pemkab Klaten. Mereka antara lain Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi, Assissten Bupati Slamet W,  Kepala DPPKAD Sunarno, dan pejabat lainnya.

Jaka Sawaldi dalam kesempatan menyampaikan sambutan mengungkapkan sulitnya melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL). Menurutnya sulitnya melakukan penataan PKL karena belum adanya data valid mengenai PKL. Maka karena itu Jaka Sawaldi minta agar dibuat data PKL.

Plt Kepala Disdakop & UKM Kabupaten Klaten Sunardi, menanggapi permohonan Jaka Sawaldi akan melakukan pendataan PKL. Menurutnya PKL di Kabupaten Klaten cukup banyak jumlahnya. Sunardi dalam kesempatan lain pada Berita Klaten mengatakan bahwa para PKL dan Koperasi, serta UKM sangat potensial untuk menggerakan perekonomian di Kabupaten Klaten. Namun perlu penanganan yang tepat.

Sunardi mengharapkan setelah permasalahan di Kabupaten Klaten selesai Dinas Disdagkop dan UKM agar segera diisi oleh orang yang profesional dan berkarier.  Sehingga potensi keberadaan PKL, koperasi, dan UKM di Klaten dapat menggerakkan perekonomian di Kabupaten Klaten.

IMG20170303131437

Dalam kesempatan konsolidasi ada dua orang tenaga harian lepas (THL) Setianingsih dan Marjoko menyampaikan keluhannya yang sudah cukup lama bekerja sebagai THL. Setianingsih yang sudah bekerja selama 10 tahun sebagai THL berharap dapat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Marjoko mengatakan sebagai THL tidak akan neko-neko. Ia berniat akan bekerja sebaik-baiknya.

Dalam pembinaan dan konsolidasi pengelola pasar oleh Plt Hj Sri Mulyani dihibur dengan orgen tunggal Mata Dewa. Untuk memeriahkan susana tampil para penyanyi  dari lokal Klaten. (ksd)

IMG20170303140024



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *