UNBK SMK Di Klaten Sampai Hari Ke-2 Berjalan Lancar

BERITA KLATEN (BK) – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Klaten sampai hari ke-2 berjalan lancar. Diharapkan sampai pada hari terakhir, Kamis (6/4) UNBK di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah sukses.

Pantauan Berita Klaten di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Gantiwarno dan SMK Negeri 3 Klaten mulai dari awal tidak ada kesulitan. Kepala SMK Negeri 1 Gantiwarno Sihono menuturkan pelaksanaan UNBK berjalan lancar, tidak ada gangguan. Para siswa kelas 12 yang jumlahnya 247 siswa mengikuti UNBK dengan sistem shift 3 kali. Bagi SMK Negeri 1 Gantiwarno UNBK ini merupakan kali pertama mengikuti UNBK. Menurutnya, para siswa kelas 12 sudah dipersiapkan untuk mengikuti UNBK. Di SMK Negeri 1 Gantiwarno dari jumlah siswa peserta UNBK sebanyak 247 rinciannya ialah untuk program keahlian teknik kendaraan ringan (TKR) 102 siswa, teknik komputer jaringan (TKJ) 86 siswa, dan program keahlian tata busana (TB) sebanyak 59 siswa. Untuk mempersiapkan mengikuti UNBK Sihono sudah mempersiapkan sumber daya manusianya. Untuk proktor dan teknisi pendukung pelaksanaan UNBK di SMK Negeri Gantiwarno antara lain Wawan, Yosada, dan Fredy. Jenset juga sudah disiapkan untuk mendukung kelancaran UNBK bila ada gangguan listrik.

Dengan adanya UNBK ini, menurut Sihono menjadi media untuk mendidik kharakter siswa bersikap jujur. Ia juga mendukung bila UNBK diadakan pada waktu-waktu dulu. Sehingga pendidikan kharakter akan menjadikan siswa yang bersikap jujur. “Ini membentuk siswa nantinya bila sudah bekerja menjadi pegawai atau pekerja yang jujur,” tutur Sihono.  Menurut Sihono, siswa SMK Negeri 1 Gantiwarno sebagian besar setelah lulus ingin bekerja. Memang juga ada siswa setelah lulus ingin melanjutkan kuliah. Tapi, lanjut Sihono, yang ingin kuliah hanya sebagian kecil.

Kepala SMK Negeri 3 Klaten Narimo, ketika ditemui di kantornya, Selasa (4/4) mengungkapkan jumlah siswa kelas 12 peserta UNBK ada 296 siswa. Rinciannya adalah, program keahlian atau program pendidikan akomodasi perhotelan 66 siswa, tata boga 84 siswa, tata kecantikan kulit 28 siswa, tata kecantikan rambut 27 siswa, dan tata busana ada 91 siswa.

Narimo lebih lanjut mengungkapkan, untuk menjaga kelancaran pelaksanaan UNBK kali ke-2 bagi SMK Negeri 3 Klaten jangan sampai ada gangguan listrik bila oglang maka pelaksanaan UNBK langsung menggunakan jenset. Jadi waktu pelaksanaan UNBK tidak menggunakan listrik PLN. Menurut Narimo langsung menggunakan jenset.

Untuk menyemangati para siswa yang mengikuti UNBK, 30 menit sebelum dimulai UNBK siswa dikumpulkan di ruang transit untuk disemangati menghadapi UNBK. Siswa diajak mengucapkan yel-yel penyemangat untuk memotivasi para siswa kelas 12. Yel-yel yang diserukan Narimo  adalah UNBK dijawab siswa siiiaap, kemudian Narimo menyerukan prestasi, siswa menjawab oke. Kemudian Narimo menyerukan lagi jujur, terus siswa merespon yes….yes….yes… Menurut Narimo cara ini dapat memompa semangat para siswa kelas 12. Penanaman semangat pada siswa sudah dilakukan sejak latihan dasar kepemimpinan. Narimo mengajarkan pada siswa putri bila jalan jangan sendirian. Paling tidak bila berjalan ditemani 1 orang.  Dan dibiasakan jalan yang rapi dan teratur gerak kakinya yang sama. Narimo berharap, motivasi ini menyemangati siswa menghadapi UNBK. Sehingga membawa keberhasilan para siswa SMK Negeri 3 Klaten. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *