Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 Dilanjutkan Apel Kesiapan Bencana

BERITA KLATEN – Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 Polres Klaten, Jawa Tengah di halaman parkir  diikuti 800-an personel dari berbagai elemen. Selesai gelar pasukan dilanjutkan apel kesiapan tanggap darurat bencana, Rabu (6/6/2018).

Dalam gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 bertindak sebagai Pembina Gelar Pasukan  Kapolres Klaten AKBP Yuli Agung Pramono dan yang bertugas komandan upacara IPTU Sarwoko. Sedangkan dalam apel kesiapan tanggap  darurat bencana bertindak sebagai Pembina Apel Bupati Klaten Hj Sri Mulyani.

Sambutan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian yang dibacakan  oleh AKBP Yuli Agung Pramono antara lain mengungkapkan untuk lebaran tahun 2018 ini potensi kerawanan ada 4. Kerawanan 1 adalah stabilitas harga pangan. Perlu dijaga jangan sampai ada kelangkaan pangan. Yang menjadi soal adalah mengenai distribusi pangan. Kerawanan ke-2 mengenai kelancaran lalu lintas pada arus mudik dan arus balik. Titik-titik rawan harus diperhatikan. Kerawanan ke-3 adalah bencana alam dan gangguan keamanan berupa tindakan kriminal berupa curat, curas, dan curamor. Untuk ganggunan bencana sudah dikoordinasikan Basarnas, BNPB, dan lainnya yang terkait. Kerawanan 4 adalah ancaman tindak teroris. Karena itu deteksi dini inteljen perlu dilakukan. Tempat-tempat ibadah perlu diperhatikan keamannya.

Sehubungan dengan kondisi Gunung Merapi status waspada, Yuli Agung Pramono mengatakan semua pasukan dari Polisi dan TNI bertugas ganda. Tidak ada pengkotak-kotakan. Dalam pengamanan lebaran  dilakukan termasuk bila terjadi bencana erupsi Gunung Merapi juga akan membantu penanganan akibat bencana erupsi Gunung Merapi.

Sedangkan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam sambutannya antara lain mengingatkan kondisi Gunung Merapi saat ini mengeluarkan sinyal bahaya. Karena itu agar warga masyarakat Klaten agar siap siaga. Gunung Merapi yang tidak dapat diprediksi ketepatannya kapan akan meletus atau erupsi. Khususnya warga yang tinggal di kawasan rawan bencana.

Pada wartawan Sri Mulyani mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Klaten sudah siap mengantisipasi bila Gunung Merapi terjadi erupsi. Bilamana pas hari lebaran terjadi erupsi, BPBD dan PMI, serta relawan sudah siap melakukan pertolongan. Sri Mulyani berharap Klaten dijauhkan dari bemcana.

Dalam gelar pasulan Operasi Ketupat Candi 2018 diikuti Polri dan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PMK dengan mobil yang baru juga disiapkan, dari Ormas Banser dan Kokam, dari organisasi keradioan RAPI dan ORARI, BPBD, dan Pramuka Saka Bhayangkara. Dari Polri diturunkan satuan narkoba, Reskrim, lalu lintas, juga Sabhara.

Tamu undangan yang menghadiri gelar  pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 antara lain para Assisten Bupati Purwanto AC, Rony Roekmito, Sri Winoto, Sekda Joko Sawaldi, Kajari Fery Mupahir,  Pengurus FKUB Samsuddin Asyarofi,  dan para pejabat Pemkab Klaten lainnya, serta tamu undangan lainnya.

Selesai gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 dan apel kesiapan dalam rangka tanggap darurat bencana diteruskan pemusnahan barang bukti minuman keras (Miras) hasil operasi Polres Klaten beberapa bulan lalu. Semua tamu dan pejabat menyaksikan pemusnahan barang bukti miras. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *