Peringati Hari AIDS, KPAD Klaten Sosialisasi HIV & AIDS

BERITA KLATEN – Dalam rangka memperingati penyakit AIDS Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyelenggarakan sosialisasi HIV dan AIDS bagi aktivis masyarakat di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (6/12/2017). Jumlah peserta sosialisasi kurang lebih 500-an orang.

Sosialisasi HIV dan AIDS dibuka  oleh Bupati Klaten Hj Sri Mulyani. Dalam kata sambutannya, Sri Mulyani antara lain mengatakan mendukung diadakannya pencegahan penyakit HIV dan AIDS. Dalam kesempatan ini juga ia menghimbau agar warga masyarakat Klaten tidak perlu merasa takut melakukan pemeriksaan diri. Tindakan pencegahan penyakit HIV dan AIDS yang dilakukan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Daerah Klaten perlu didukung terus.

Nara sumber sosialisasi HIV dan AIDS adalah dr Muklis dari Rumah Sakit DR Kariadi Semarang, Jawa Tengah. Dokter Muklis dalam paparannya  antara lain mengungkapkan pentingnya menjaga kesehatan. Penyakit AIDS yang terjadi di masyarakat menjadi momok. Ini yang perlu dipahami bagi masyarakat. Karena penyakit HIV akan menurunkan daya tahan tubuh bagi masyarakat. Ia menegaskan orang penderita sakit HIV maupun AIDS jangan disingkirkan. Untuk pengobatan juga disamakan dengan pasien yang lain. Jangan ada diskriminasi.

Sekretaris KPA Daerah Klaten dr HM Kuswandjana menjawab pertanyaan Berita Klaten mengenai peserta sosialisasi penyakit HIV dan AIDS adalah Aisiyah, PKVHI, beberapa camat, perwalkilan, LSM, Kejaksaan, dan lainnya. Kuswandjana juga menyampaikan data masyarakat di Kabupaten Klaten yang menderita penyakit AIDS ada 271 orang,  dan penderita HIV ada 324 orang. KPA Daerah Klaten sudah berusaha mendampingi maupun mengobati orang yang menderita sakit HIV maupun AIDS. KPA Daerah Klaten sudah  berusaha terus melakukan pencegahan HIV dan AIDS  secara optimal.

Kabag Kesra Kabupaten Klaten Bambang Sujarwo dalam menutup kegiatan sosialisasi  penyakit HIV dan AIDS mengungkapkan masyarakat Klaten agar ikut menekan bertambahnya penyakit AIDS maupun HIV. Pola hidup sehat agar terus digerakkan. Masyarakat yang memahami pola hidup sehat agar melakukan edukasi pada warga di sekitarnya.  Tema sosialisasi penyakit HIV dan AIDS adalah Saya Berani Saya Sehat. Motto yang ditulis di latar adalah Lindungi Orang Tersayang Dari HIV. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *