Bidan Desa Melikan Sri Purnaningsih sedang meneteskan vaksin polio pada anak balita. (p.kus)

Pencanangan PIN Polio Kecamatan Wedi

WEDI (BK). Gerakan Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN)  Polio tahun 2016 Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dipusatkan di Balai Desa Melikan, Selasa (8/3) tadi siang. Sasaran anak balita di Kecamatan Wedi sejumlah 3.557  anak, dan  pos PIN sebanyak 66 tersebar di 19 desa.

Rentang waktu selama 1 jam yang dimulai pukul 08.00  untuk pemberian  imunisasi polio  juga  dilakukan di beberapa desa. Di Desa Melikan ada 5 pos, namun  sebagai simbolis untuk pemberian imunisasi polio di pos 1 Dukuh Pagerjurang.  Dalam pencanangan  PIN polio secara simbolis  penetesan vaksin polio  pada 2 anak balita  dilakukan oleh Pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten Inayati dan  Kepala Puskesmas Kecamatan Wedi dr Agus Widiyanto.  Penetesan vaksin polio pada dua anak balita disaksikan Pejabat Muspika Wedi, para bidan desa, para Kades se Kecamatan Wedi, para kader Posyandu, dan tamu undangan lain. Setelah dilakukan penetesan vaksin polio pada  2 anak balita dilanjutkan pemberian  vaksin polio pada anak balita lainnya  yang ada di pos 1 Pagerjurang.

Camat Wedi Kukuh Riyadi didampingi isterinya Titik Mangularsari, dan petugas Dinas Kersehatan dalam pencangan PIN polio. (p.kus)
Camat Wedi Kukuh Riyadi didampingi isterinya Titik Mangularsari, dan petugas Dinas Kersehatan dalam pencangan PIN polio. (p.kus)

Camat Wedi Kukuh Riyadi dalam sambutannya  sehubungan  dengan pencanangan PIN Polio tahun 2016 antara lain mengatakan imunisasi adalah kegiatan prioritas  Kementerian Kesehatan sebagai komitmen pemerintah untuk mencapai Millennium Divelepment Goals (MDGs)  yang mempunyai tujuan untuk menekan angka kematian bayi.  Maka dengan kemajuan teknologi memberi pengaruh besar pada program imunisasi dalam penyelenggaraannya pelayanan yang bermutu  dan efisien.  Kukuh Riyadi menegaskan oleh organisasi kesehatan dunia WHO,  Indonesia sudah dinyatakan   bebas polio bagi anak balita pada  tahun 2014.  Tentunya  ini merupakan tantangan yang harus dihadapi Indonesia, yaitu bagaimana  mempertahankan bebas polio.

Bidan Desa Melikan Sri Purnaningsih, ketika  ditemui seusai pelaksanaan pencanangan PIN polio menuturkan momentum kegiatan PIN polio di pos 1 ini juga  dilakukan penimbangan anak balita.  Biasanya penimbangan bayi dilaksanakan setiap  tanggal 23.  Karena pas momentum PIN Polio  sekalian dilakukan penimbangan anak.  Menurut Bidan  Sri Purnaningsih,  di pos 1 Pagerjurang jumlah anak balita ada 60 anak. Namun pada pelaksanaan Pencanangan PIN Polio tahun 2016 ini ada 4 anak balita yang sedang sakit batuk, pilek, dan panas, maka 4 anak balita ini tidak diimunisasi polio.  Akan diberikan imunisasi polio bila kondisinya sudah sehat. Pelaksanaan PIN akan berlangsung sampai tanggal  14 Maret 2016. (ksd)

Kader Posyandu Desa Melikan sedang menimbang anak balita. (p.kus)
Kader Posyandu Desa Melikan sedang menimbang anak balita. (p.kus)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *