Pentas Ketoprak Huan Le Hoa Didukung 250-an Personil

BERITA KLATEN – Untuk memeriahkan pentas seni (Pensi) siswa Kelompok Belajar (KB) Krista Ceria, Sekolah Dasar Kristen 3 Klaten,  dan SMP Kristen 1 Klaten diadakan pentas ketoprak lakon Huan Le Hoa, di  auditorium SD Kristen 3 Klaten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat dan Sabtu (9 dan 10/2/2018) sore hari. Pementasan dengan lakon Huan Le Hoa didukung sebanyak 250 personil.

Pentas ketoprak mengambil  lakon Huan Le Hoa yang dimainkan para siswa SD Kristen 3 Klaten dan siswa SMP Kristen 1 Klaten lumayan baik. Pentas ketoprak menggunakan Bahasa Indonesia para pemeran dapat melakukan dialog dengan lancar. Setting tata panggung yang elok dan indah membuat pementasan ketoprak yang spektakuler. Pementasan ketoprak garapan sutradara Bondan Nusantara tidak diragukan lagi buah seni pentasnya.

Kepala SMP Kristen 1 Klaten A Kuncoro, pada wartawan  mengatakan, cerita lakon Huan Le Hoa ini adalah cerita epos dari Negeri Tirai Bambu, China. Dalam pentas ketoprak dengan lakon Huan Le Hoa sebagian besar diperankan oleh para siswa Jawa. Dengan memerankan pentas lakon Huan Le Hoa untuk mengajak siswa menghargai keberagaman  budaya di Indonesia.

Pentas ketoprak dengan lakon Huan Le Hoa ini diiringi dengan gamelan Jawa tetapi dengan aransemen tradisi budaya China. Sehingga nuansa alunan iringan tembang China terasa dalam suasana pentas ketoprak. Apalagi kostum yang dipakai para pemeran ketoprak menggunakan pakaian mandarin, dan asesoris mandarin. Lakon Hoan Le Hoa adalah sebuah cerita yang mengisahkan tentang kehebatan perjuangan pahlawan seorang wanita bernama Huan Le Hoa  yang hendak menyatukan seluruh negeri. Kisahnya Huan Le Hoa pada masa masih bayi diambil oleh Dewi Kwan Im yang menyamar sebagai prahara. Huan Le Hoa dididik menjadi wanita sakti.

Sebelum pentas ketoprak yang menggunakan Bahasa  Indonesia mengambil lakon Huan Le Hoa dimulai, sebelumnya ditampilkan permainan China Drum dari siswa SD Kristen 3 Klaten dan siswa SMP Kristen 1 Klaten. Para siswa yang mementaskan  China drum sudah pernah belajar memainkan China drum di Negara Malaesia. Tidak ketinggalan, untuk lebih menyemarakkan adik-adik Kelompok Belajar Krista Ceria juga tampil dengan seni tari yang menggambarkan situasi pertamanan yang  indah. Didalam pertamanan digambarkan banyak kupu-kupu, burung,  yang terbang menari-nari. Bunga-bungapun juga memenuhi di pertamanan. Adik-adik KB yang  polos menari sejadinya saja, nampak lugu. Bahkan ada adik-adik KB yang diam saja, dan pandangannya yang menerawang kemana saja. Gaya polosnya itu yang membuat penonton tertawa menyaksikannya.

Penampilan barongsai di panggung gedung auditorium Sekolah Dasar (SD) Kristen 3 Klaten juga membuat penonton terpesona. Para penari barongsai meliuk-liuk turun dari panggung jalan menuju menghampiri penonton. Penonton yang duduk di deretan belakang juga dihampiri. Respon  penonton banyak yang memberi angpao pada barongsai.

Momentum pentas seni untuk KB Krista Ceria, SD Kristen 3 Klaten, dan SMP Kristen 1 Klaten bersamaan menjelang tahun baru Imlek. Karena itu kesempatan juga untuk menyambut  tahun baru China, Imlek. Karena itu di halaman SD Kristen 3 Klaten dihias dengan banyak lampion warna merah. Sehingga suasana tahun baru Imlek mewarnai dalam pesta seni di lingkungan atau kompleks SD Kristen 3 Klaten.

Menurut A Kuncoro, kegiatan pentas seni (pensi) diselenggarakan selama 2 hari. Sehubungan itu karena pengalaman tahun-tahun yang lalu penonton cukup banyak dan penuh sesak. Karena itu untuk pensi tahun 2018 ini diselenggarakan 2 kali. Tiket yang dijual untuk melihat pensi dibagi 2. Separo dijual untuk melihat pentas Jumat (9/2/2018),  dan separo lagi untuk melihat hari Sabtu (10/2/2018). Sehingga gedung auditorium SD Kristen 3 Klaten tidak penuh. Pada pementasan hari pertama tempat duduk yang disediakan nampak penuh.  Di halaman SD Kristen 3 Klaten untuk memeriahkan suasana pensi juga diadakan bazar. Karena itu sejak pagi sekitar pukul 10  banyak orang berjualan makanan. Antara lain bakso, wedang ronde, bakso ojek, minuman susu,  bakmi, makanan masakan China, dan lainnya. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *