VORJIB Bergerak Non Profit Dilaunching

BERITA KLATEN – Volunter Jalan Indonesia Bangkit (VORJIB) merupakan yayasan yang bergerak non profit sudah dilaunching di RM Mayar Klaten, Jumat (8/6/2018) sore kemarin dilanjutkan buka bersama.

Demikian diungkapkan Ketua VORJIB Sugianto,  ketika sedang melakukan kegiatan sosial bantuan komunikasi (Bankom) Lebaran tahun 2018 di Terminal Penggung Klaten, Sabtu (9/6/2018) malam. Lebih lanjut Sugianto yang didampingi Koordiator Lapangan (Korlap) Edo, Sugianto menuturkan ketika launching Yayasan VORJIB di RM Mayar dihadiri Assisten Bupati Purwanto Anggoro Cipto, dan Joko Sawaldi. Sugianto juga mengatakan Bapak Purwanto Anggoro Cipto dan Joko Sawaldi menjadi penasehat VORJIB.

Menurut Sugianto susunan Kepengurusan inti VORJIB di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Ketua dijabat Sugianto sendiri, Sekretaris adalah Kuncoro, dan Bendahara dijabat Slamet. Kemudian untuk Korlap ada 2 orang ialah Hadi Suyanto dan Edo. Sugianto juga menjelaskan VORJIB bukan merupakan lembaga atau organisasi yang mencari keuntungan. “Tetapi VORJIB  merupakan lembaga  yayasan. VORJIB bergerak bidang keagamaan, sosial, kemanusiaan, dan lingkungan,”kata Sugianto menegaskan.

Secara formal berbadan hukum, VORJIB berdiri pada 27 Mei 2018 lalu. Aksi giat sosial yang sudah dilakukan adalah membantu laka lantas, perbaikan jalan, membantu kondisi jalan bila ada keruwetan jalan. Sampai sekarang jumlah anggota VORJIB ada 75 orang. Anggota yang bergabung  pada VORJIB dari komunitas Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI),  wiraswastawan, dan juga dari insan pendidik atau profesi guru. Dari komunitas ORARI yang sudah  bergabung cukup banyak. Antara lain Sugianto  (YD 2 BSI),  dan Edo (YD 2 DYH), juga ada lainnya.

Sugianto yang asli Jawa Timur mempunyai usaha alat berat dan pemecah batu berkomitmen Klaten, Jawa Tengah menjadi pelopor berdirinya VORJIB. Sugianto juga menuturkan link atau jaringan yang akan dibentuk VORJIB adalah di Jawa Timur dan di Lampung. Untuk di Jawa Timur adalah di Jombang, Lamongan, dan di Gresik. Sedangkan di Lampung ada di Pringsewu. Semoga ke depan banyak daerah yang mendirikan VORJIB. Spirit yang dibangun Sugianto adalah “Sedari Manusia Masih Diberi Hidup Dapat Berguna Dan Menjadi Berkah Bagi Orang Lain”. “Karena itu juga penggalangan dana dihimpun dari anggota VORJIB,”ungkap Sugianto menjelaskan.(ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *