SMA Negeri Prambanan Berkabung 2 Siswanya Meninggal Tabrak Lari

BERITA KLATEN – Dua orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Prambanan meninggal dunia karena tabrak lari di Taji, Prambanan, Klaten, Jateng, Selasa (9/4/2019) dini hari lalu.

Kepala SMA Negeri Prambanan Sutar mengungkapkan hal itu ketika ditemui di kantornya, Kamis (11/4/2019) siang tadi. Lebih lanjut Sutar mengungkapkan, 2 orang siswa yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas adalah Jowan Rizky Widyanto (19) kelas 12 jurusan IPS, rumahnya Muruh, Gantiwarno, Klaten, dan Asis Dwi Putranto (20),  kelas 12 jurusan  Bahasa, rumahnya Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Dua orang siswa SMA Negeri Prambanan ini berbomcengan sepeda motor mengalami kecelakaan di dekat Pasar Taji, Prambanan, dan meninggal dunia di Rumah Sakit DR Soeradji Tirtonegoro, Tegalyoso, Klaten. Selanjutnya dua siswa tersebut Selasa sore dimakamkan di makam umum desa masing-masing.

Kepala SMA Negeri Prambanan Sutar mengungkapkan ada sumber berita yang belum pasti, dua siswa tersebut jatuh, lalu ada dugaan tertabrak mobil pickup yang mengangkut sayur melaju searah ke arah barat (arah Yogyakarta). Menurut Sutar, 2 orang tersebut Senin (8/4/2019) hari terakhir mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Sutar sehubungan dengan kematian dua siswanya kelas 12 yang baru selesai UNBK merasakan berduka. Ia sebelum terjadi kematian muridnyja tidak mengalami firasat apa-apa. Sutar seperti biasanya memberi salam dan motivasi pada para siswa yang akan mengikuti UNBK. Adanya kejadian kecelakaan yang menewaskan 2 siswanya, Sutar berharap pengemudi yang terlibat kecelakaan agar beretikat baik. Mau berembug untuk menyelesaikan.

Kanit Laka  Satuan Lalu Lintas Polres Klaten IPDA POL Panut, ketika dikonfirmasi adanya kecelakaan lalu lintas dua siswa SMA Negeri Prambanan yang meninggal dunia mewakili Kasat Lantas Aditya, Panut membenarkan adanya peristiwa itu. Oleh satuan lalu lintas unit laka sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekarang sudah dilakukan penyelidikan untuk mencari saksi yang tahu. Peristiwanya pada dini hari, menurut Panut agak ada kesulitan mencari saksi yang tahu peristiwanya. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *