Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita, Maka Yesus Mesti Ada Dalam Hidup Kita

BERITA KLATEN – Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita merupakan tema Natal tahun 2018 yang diputuskan oleh Konferensi Wali Gereja (KWI) dan Persekutuan Gereja Indonesia (PGI). Karena itu Yesus harus ada dalam hidup kita sebagai orang Kristiani.

Demikian diungkapkan oleh Pendeta Fendi Susanto dalam renungan perayaan Natal di Jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, di Pendopo Pemkab Klaten, Sabtu (12/1/2019) pagi tadi.  Lebih lanjut Pendeta Fendi Susanto dari GKJ Gondokusuman, Yogyakarta mengatakan bahwa Yesus dipahami hanya sampai dogma. Bahwa Yesus Kristus yang hadir  sebagai histori tinggal dalam hati. Kehadiran Yesus Kristus pada umat Kristiani belum sebagai praksis, yang mesti dipraktekan secara akal dalam kehidupan sehari-hari.

Pendeta Fendi Susanto menegaskan, kalau Yesus yang tinggal pada diri umat Kristiani mesti menjadi pedoman hidup berperi laku sehari-hari dengan akal sehat. Pendeta mencontohkan dengan ilustrasi misal sebagai orang Kristiani ketika menemui orang yang ternyata kelaparan, langkah apa yang seharusnya dilakukan. Kalau akal yang sehat mestinya terus memberi mengusahakan mencari makan untuk diberikan pada orang yang lapar. Karena Yesus sewaktu mendatangi orang sakit, Ia terus menyembuhkan.  Tidak menelantarkan orang yang sakit itu.

Pada renungan lanjutnya, Pendeta Fendi Susanto mengajak insan Dinas  Kesehatan Klaten untuk merefleksi apa yang dilakukan selama ini.  Sudahkah melakukan pelayanan pada masyarakat yang mesti perlu dilayani. Ia juga mengatakan jaman sekarang masih ada orang yang kesulitan mencari layanan pengobatan.

Perayaan Natal di jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten diikuti dari Rumah Sakit Sudjarwadi, Rumah Sakit Cakra Husada, RSUD Bagas Waras, Rumah Sakit Paru Tegalyoso, dan semua Puskesmas se Kabupaten Klaten.

Hadir dalam  Perayaan Natal Dinas Kesehatan dan rumah sakit-rumah sakit tersebut di atas adalah Kepala Dinas Kesehatan Klaten dr Cahyono,  Assisten 1 Bupati dr Rony Rukmito, dan tamu lainnya.  Rony Rukmito mewakili Bupati Sri Mulyani dalam mengawali sambutannya mengajukan pertanyaan jumlah lilin untuk merayakan Natal di jajaran Dinas Kesehatan Klaten ada berapa? Ada menjawab ada 7. Langsung dr Rony mengatakan betul, yang betul jumlahnya ya 7. Angka 7 dari tembung jawa pitu. Ini punya makna pitulungan, atau tulung. Lanjutnya dalam sambutannya antara lain mengatakan keberagaman yang ada di Klaten harus kita terima. Umat Kristiani di Klaten bisa menjadi pelopor sikap teladan bagi nasional.

Ketua panitia perayaan Natal Dinas Kesehatan Klaten  drg Dwi Atmanti dalam sambutannya antara lain mengatakan kegiatan perayaan Natal menjadi agenda tahunan. Undangan perayaan Natal tahun 2018 ini ada 300-an. Diikuti PNS aktif, pensiunan,  dan tenaga harian  lepas (THL). Ia mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung kelancaran perayaan Natal Dinas Kesehatan dan jajarannya, serta rumah sakit yang terlibat. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *