Tidak Ada Pemotongan Dana PIP Di SDN 1 Baturan

BERITA KLATEN – Sehubungan berita bantuan PIP dipotong Rp 50 ribu di SD Negeri 1 Baturan, Gantiwarno, Klaten, Jateng, setelah diklarifikasi pada semua yang terkait di SD Negeri  1 Baturan tidak ada pemotongan dana bantuan PIP, Jumat (12/10/2018).

Klarifikasi dilakukan pada semua orang tua siswa yang mendapat dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) sebanyak 50-an orang.  Dalam klarifikasi dihadiri petugas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Sri Winarni, Korwil Pendidikan Kecamatan Gantiwarno Dwiyanto, Ketua Komite SD Negeri 1 Baturan Sukarni, dan Kepala SD Negeri 1 Baturan Y Sukardi.

Sri Winarni dalam klarifikasi menanyakan pada para orang tua siswa penerima bantuan dana PIP apa ada pemotongan dana bantuan PIP sebesar Rp 50.000,- untuk pembuatan tempat parkir sepeda siswa. Secara serentak para orang tua menjawab tidak ada pemotongan uang Rp 50 ribu. Dijelaskan oleh Sri Winarni mengenai bantuan dana PIP kegunaannya adalah untuk keperluan pendidikan siswa. Sri Winarni menyarankan bila Komite SD Negeri 1 Baturan akan membuat tempat parkir sepeda bagi siswa Ketua Komite SD Negeri 1 Baturan mengumpulkan semua orang tua siswa kelas 1 hingga kelas 6. Orang tua siswa diajak berembug untuk membuat tempat parkir sepeda siswa. Dana bantuan PIP yang digunakan oleh orang tua siswa untuk menyumbang pembuatan tempat sepeda sifatnya minjam pada anaknya. Nantinya orang tua siswa harus mengganti untuk uang dana bantuan PIP anaknya.

Sukarni, Ketua Komite SD Negeri 1 Baturan dalam klarifikasinya menjelaskan kronologi pengambilan uang dana bantuan PIP.  Pada awalnya bendahara sekolah bersama para siswa penerima PIP ke BRI unit Gantiwarno untuk proses adminastrasi pencairan dana.  Setelah itu terus uang dana bantuan PIP diberikan pada orang tua siswa. Kemudian Sukarni menyampaikan pada para orang tua siswa yang baru saja menerima dana bantuan PIP.  Ia menyampaikan keprihatinannya tempat parkir sepeda siswa tidak ada pelindungnya. Sehingga sepeda siswa kena terik panas matahari. Bila hujan sepeda siswa kehujanan semua. Karena itu Sukarni mengajak para orang tua siswa penerima bantuan PIP untuk membuat tempat parkir (kandang sepeda) bagi siswa. Kemudian orang tua penerima bantuan PIP menyatakan sepakat akan bantu sebesar Rp 50 ribu untuk pembuatan tempat sepeda para siswa. ”Sumbangan dari para orang tua siswa penerima PIP sifatnya suka rela,”tutur Sukarni.

Kepala SD Negeri 1 Baturan Y Sukardi, dalam tanggapannya antara lain mengungkapkan kalau orang tua siswa yang akan atau ingin menarik kembali uang sumbangannya dipersilahkan. “Ya monggo siapa yang akan minta kembali uang sumbangan untuk buat tempat sepeda siswa,”ungkap Y Sukardi.

Tempat untuk sepeda siswa yang berada di sisi pojok utara masih terbuka. Kondisi sepetak tanah tanpa ada pelindung. Sehingga bila panas sepeda ya kepasan,  dan bila hujan sepeda siswa ya kehujanan. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *