Hari Pertama UN Berbasis Komputer Lancar

Pelaksanaan ujian nasional (UN) berbasis komputer hari pertama, Senin (13/4) berjalan lancar. SMK Negeri 1 Klaten ketika mendonwloud soal berbasis komputer berjalan lancar, tidak makan waktu sampai 60 menit. Paket soal-soal sudah didownloud pada hari Minggu (12/4) lalu. Selanjutnya soal-soal dicopy dalam server dan di simpan di dalam server. Kemudian setelah selesai mendonwloud soal-soal UN berbasis komputer kemudian mengcopy soal-soal tersebut di server yang ada di ruangan laboratorium komputer yang digunakan untuk UN berbasis komputer. Selanjutnya setelah waktunya mengerjakan UN pembantu proktor akan membuka soal dalam komputer yang telah diberi kunci untuk membuka soal UN berbasis komputer.
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Klaten Budi Sasangka, ditemui di kantornya mengungkapkan pelaksanaan UN berbasis komputer di SMK Negeri Klaten dapat berjalan dengan baik. Menurutnya siswa yang mengerjakan UN berbasis komputer merasa senang. Merilis apa yang dikatakan beberapa orang siswa mengatakan senang waktu mengerjakan ujian nasional berbasis komputer. Para siswa lanjut, lanjut Budi Sasangka, mengatakan soal UN berbasis komputer mudah, Sehingga para siswa berharap nilai UN berbasis dapat bagus. Hari pertama UN berbasis komputer adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia. Budi Sasangka dalam momentum UN berbasis komputer berharap dapat mengangakat kualitas pendidikan. Menurut Budi Sasangka siswa SMK Negeri 1 Klaten yang mengikuti UN berbasis komputer jumlahnya 566 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari enam program keahlian.
Lebih lanjut Budi Sasangka memaparkan, ruangan laboratorium komputer yang digunakan untuk UN berbasis komputer ada 5 laboratorium. Untuk itu di SMK Negeri 1 Klaten ada 1 orang proktor dan ada 5 orang pembantu proktor. Pembantu Proktor setelah waktu UN berbasis komputer selesai akan memasukkan hasil kerjaan siswa.
Para guru dan sekolahan adalah ujung tombak di lapangan, maka akan menjalankan program pendidikan dengan penuh tanggung jawab. Dengan adanya sistem yang baru ini tentunya untuk perbaikan sistem pendidikan yang kurang. Dengan adanya UN berbasis komputer ini Budi Sasangka berharap, pertama anak tenang dan nyaman ketika mengerjakan soal UN berbasis komputer, kedua siswa dapat nilai baik minimal sama dengan nilai kriteria ketentuan minimal (KKM). Syokur lebih baik dari nilai KKM, dan ketiga dapat mengetahui nilai siswa yang sebenarnya. Dengan diketahui nilai sebenarnya, maka dapat sebagai pedoman untuk pembinaan pereode yang akan datang.
Sekaligus meralat, di Kabupaten Klaten satu-satunya SMK swasta yang melaksanakan UN berbasis komputer adalah SMK Muhammadiyah 2 di Klaten Utara. Seorang siswi SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara Endang Novita program kehalian Akutansi pada wartawan mengatakan mudah ketika memulai mengerjakan UN berbasis komsumsi. Ia dapat mengerjakan dengan lancar, dan tidak ada kesulitan loding. Salah seorang siswa yang lain sedang sesi berikutnya ibaratnya mengatakan siap perang mengerjakan soal UN berbasis komputer. Kepala SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara Hj Wafir mengatakan bahwa sekolahnya sudah siap melaksanakan ujian nasional berbasis komputer.
Di SMK Kristen 5 Klaten dilaksanakan UN tertulis. Salah seorang siswa SMK Kristen 5 Triasmara DW mengatakan soal UN pada hari pertama Senin (13/4) mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah mudah. Pengakuannya dapat mengerjakan lancar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *