Beragam Seragam Tiap Kelas Semarakkan Pelepasan Siswa SMADA Klaten

BERITA KLATEN – Suasana pelepasan siswa kelas 12 SMA Negeri 2 (SMADA) Klaten di halaman suasananya semarak, Selasa (14/5/2019). Kemeriahannya karena seragam yang dikenakan siswa tiap kelas beragam.

Semua siswa putri semuanya memakai baju kebaya. Sedangkan siswa putra memakai baju jas dan celananya warna hitam. Baju kebaya yang dikenakan siswa  tiap kelas beda-beda seragamnya. Antara lain jurusan IPS ada kelas yang siswinya memakai baju kebaya warna kuning kuning keemasan yang berkilau, ada warnanya abu-abu motif bunga, biru laut motif daun-daun bunga mawar, dan warna lainnya. Para siswa saat suasana  pelepasan ini nampak gembira. Momentum pelepasan ini para siswa meluapkan rasa kegembiraannya. Rasa kegembiraannya diwujudkan dengan mengabadikan berfoto selfi.

Wakasek kesiswaan Slamet, pada waktu mengumumkan kelulusan disaksikan oleh para guru, komite, perwakilan Muspika Klaten Selatan, dan para orang tua atau wali murid. Slamet mengumumkan jumlah siswa kelas 12 SMA Negeri 2  Klaten yang jumlahnya 330 siswa yang telah menempuh ujian sekolah dan UNBK dinyatakan lulus 100%. Rinciannya jurusan IPA atau MIPA ada 244 siswa, dan jurusan IPS ada 86 siswa.

Dari jurusan MIPA yang masuk 10 besar adalah Nafisa Zahrah, Jody Ashrib Satria Yudistira, Guntur Kusuma Diharjo, Bayu Crisna Aji, Fierel Arga Perdana, Dea Amalia Ramahdhanty, Dewi Ayu Harjani, Era Widya Nurchotifah, Veronica Alfina Dellachristi, dan Hanif Yoga Pratama.

Sedangkan jurusan IPS yang masuk sepuluh besar adalah Naufal Budi Nugroho, Sayyidah Fatimah Nurdin, Afra Aruming Sekar Melati, Intasya Nurfadilla, Muhmmad Arif Kurniawan, Alice Meizahra, Agatha Rossa Permatasari, Farhan Muhammad Rizqi, dan Elva Windhi Astuti.

Selain mereka yang masuk 10 besar dari jurusan MIPA maupun jurusan IPS, ada 5 siswa yang diapresiasi Guru Bahasa Indobesia Murniati karena nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat nilai 100. Dari 5 siswa ada 4 siswa yang nilai Bahasa Indonesia dapat 100, ialah Muhammad Arif Isfiyanto, Anisa Putri Yustina, Libna Hawari, dan Wahyu Nur Wulandari. Kemudian 1 orang siswa mata pelajaran Bahasia Inggris dapat 100 ialah Naufal Budi Nugroho. Mereka ini diberi kompensasi oleh Murniati dan Kepala SMADA Klaten Medi Widodo. Para siswa ini diberi uang sesuai yang dijanjikan oleh Bu Guru Murniati dan Pak Guru Medi Widodo.

Kepala SMA Negeri 2 Klaten Medi Widodo dalam sambutannya antara lain mengatakan memberi apresiasi pada siswa kelas 12 yang masing kelas mengenakan baju kebaya yang beragam. Tiap kelas mengenakan seragam baju kebaya versi sendiri-sendiri.

Dikatakan juga cara menyampaikan pengumuman kelulusan dengan lewat online. Karena itu, siswa tidak perlu datang di sekolah. Sehingga tidak ada konvoi sepeda motor, dan tidak ada corat-coret baju. Medi Widodo menginginkan siswanya banyak diterima di perguruan yang menjadi pilihannya. Pelepasan siswa kelas 12 SMADA Klaten cukup  di sekolah saja    dikandung maksud Medi Widodo agar orang tua siswa memahami kondisi SMA Negeri 2 Klaten yang nyaman. Pada kesempatan itu juga bersamaan hari ulang Medi Widodo. Maka kesempatan itu juga Medi Widodo dirayakan oleh para siswa dan guru.(ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *