Meski Disingkirkan Tetapi Menjadi Pelaku Firman

BERITA KLATEN – Kebaktian di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Induk Glodogan, Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jateng, yang dipimpin oleh Anggota Majelis GKJ Wedi Bambang Suryadi mengambil tema Menjadi Pelaku Firman, Minggu (14/7/2019).

Dalam kotbahnya, Bambang Suryadi mengambil sumber dari bacaan Injil tentang Orang Samaria yang baik hati yang menolong seseorang yamg mengalami dibegal oleh orang jahat. Majelis Bambang Suryadi menegaskan Yesus menggunakan seseorang yang dipandang hina oleh masyarakat  dijadikan pelaku firman. Dalam hal ini orang Samaria yang telah merawat orang yang mengalami disakiti oleh penjahat. Orang Samaria yang dipandang merupakan masyarakat hina tetapi melakukan tindakan yang mulia. Justru orang yang banyak menggumuli kitab suci, ajaran-ajaran para nabi  ketika melihat orang yang mengalami kekerasan dan dibegal penjahat tidak memberi pertolongan, malah mengabaikannya.

Bambang Suryadi di hadapan Umat Kristen GKJ induk Glodogan  juga mengatakan, kita adalah manusia yang tidak sempurna, namun kita mesti terus berupaya untuk berbuat yang baik seturut kehendak Tuhan Yesus. Kita mesti percaya segala berkat diberikan Allah pada kita, maka kita tidak perlu khawatir.

Pada kebaktian hari Minggu, tanggal 14 Juli 2019 ini bertepatan dengan Hari Raya Penuaian di GKJ  Induk Glodogan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah. Karena itu waktu mengakhiri Kebaktian juga dilambungkan doa mohon kegiatan lelangan hari raya tuaian  berjalan lancar.(ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *