Dolanan Tradisional Layak Dihidupkan Lagi

BERITA KLATEN – Anak-anak jaman sekarang tidak mengenal dolanan anak tradisional, yang dikenal gadget sebagai permainan modern. Karena itu dolanan anak tradional mesti dihidupkan lagi.

Demikian diungkapkan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani ketika menyampaikan sambutan festival dolanan anak di Lapangan Desa Gesikan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa  Tengah, Kamis (15/8/2019) pagi menjelang siang. Lebih lanjut Bupati Sri Mulyani menyatakan memberi apresiasi atas terselanggaranya festival dolanan bagi anak. Jaman sekarang anak-anak sudah tidak mengenali permaian atau dolanan tradisional. Jenis permainan atau dolanan tradisional  antara lain bakiak, egrang, dakon, dan lainnya. Dolanan tradisional anak dapat untuk menanamkan sikap kebersamaan dan toleransi. Maka sekarang permainan atau dolanan tradisional bagi anak  perlu dihidupkan kembali. Sehingga anak tidak terjebak pada permainan gadget yang mengarah pada sikap individualis dan egois. Karena itu Bupati Sri Mulyani mengucapkan terima kasih pada Rektor Universitas Sarjanawisata Taman Siswa Yogyakarta Haji Pardimin, yang telah mengirimkan mahasiswa untuk menjalani kuliah kerja nyata di Kabupaten Klaten.

Rektor Universitas Sarjanawisata Taman Siswa Haji Pardimin memberangkatkan mahasiswa yang menjalani kuliah kerja nyata (KKN) tahun akademik 2019/2020 ini ada 900 orang mahasiswa. Mahasiswa yang sedang menjalani KKN merupakan sikap memujudkan Tri Dharma perguruan tinggi  dan Catur Dharma perguruan tinggi, ialah pendidikan, penelitian, pengabdian, dan peduli kebudayaan.  Dalam sambutannya Haji Pardimin juga mengucapkan terma kasih pada Bupati Klaten Sri Mulyani.

Menurut Pardimin mahasiswa Universitas Sarjanawisata Taman Siswa yang menjalani KKN pereode pertama ini ada di Kecamatan Juwiring, Kecamatan Karangdowo, dan Kecamatan Gantiwarno. Nampak hadir dalam festival dolanan tradisional anak ialah beberapa Pejabat Pemkab Klaten, Camat Gantiwarno Lilis Yuliati dan tamu pejabat lainnya, pendukung festival dolanan lainnya.(ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *