Plt Bupati Sri Mulyani Memulai Panen Perdana Rojo Lele

BERITA KLATEN- Plt Bupati Klaten Sri Mulyani memanen perdana jenis padi rojo lele  di Desa Gempol, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,  Selasa  (17/10/2017). Luasan sawah yang dipanen perdana ada 2.500 meter persegi.

Sri Mulyani datang di Desa Gempol untuk melakukan panen perdana didampingi staf ahli bupati Ronny Rukmito, Kepala Dinas Pertanian Wahyu Prasetyo, dan pejabat Pemkab Klaten lainnya. Sri Mulyani bersama rombongan pejabat Pemkab Klaten turun di sawah memotong padi jenis rojo lele mengawali panen perdana.

Pada wartawan Sri Mulyani antara lain mengatakan tanaman padi rojo lele yang ada di Desa Gempol, Kecamatan Karanganom ini digunakan untuk penelitian padi rojo lele yang bekerja sama antara Pemerintah Kabupaten Klaten dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) serta dengan petani peneliti padi rojo lele. Dalam penelitian hasilnya baik sesuai yang diharapkan maka padi rojo lele akan dikembangkan ke wilayah kecamatan lainnya. Penelitian tanaman padi rojo lele juga dilakukan di Desa Glagah Wangi Kecamatan Polanharjo, Desa Tlobong Kecamatan Delanggu, Desa Sekaran Kecamatan Wonosari, dan Desa Jaten Kecamatan Juwiring. Di desa-desa tersebut dilakukan penelitian galur atau calon varietas unggul padi rojo lele. Sri Mulyani berharap Kabupaten Klaten akan kembali mengalami keemasan karena padi rojo lele. Sehingga petani padi di Klaten dapat sejahtera hidupnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klaten Wahyu Prasetyo pada BERITA KLATEN antara lain mengungkapan hasil penelitian perbaikan kualitas padi rojo lele agar umur panen lebih pendek dan batang tanamannya juga lebih pendek yang dilakukan sejak bulan  Desember 2013.  Para petani peneliti pada awal mengenalkan 20 galur atau calon varietas padi rojo lele yang unggul. Hasil dari penelitian 20 galur tersebut terseleksi dari 1.000 variasi galur yang diseleksi sejak tahun 2014. Menurutnya padi rojo lele rasa nasinya polen, empuk, dan enak rasanya. “Apalagi bila cara masaknya beras rojo lele tepat,”ujar Wahyu Prasetyo.

Kepala Desa Gempol Nusanto Herlambang pada wartawan mengungkapkan tanaman padi rojo lele secara organis dan sudah dapat sertifikasi seluas 2 hektar. Tanaman padi di Desa Gempol ada beras merah, mentik wangi, mentik wangi susu, padi ketan, rojo lele. Padi rojo lele rasanya polen, dan enak. Untuk masa tanam menurut Nusanto Herlambang 4 bulan 20 hari.(ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *