Golkar Mengajukan Yoga Hardaya Berpasangan Dengan Sri Mulyani

BERITA KLATEN – Menghadapi Pilkada serentak 23 Oktober 2020, DPD Partai Golkar Kabupaten Klaten menyatakan koalisi dengan PDI Perjuangan, di Kantor DPC PDI Perjuangan, Kamis (19/9/2019). Partai Golkar mengajukan Yoga Hardaya untuk berpasangan dengan Sri Mulyani.

Kesepakatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Klaten  untuk bergabung atau berkoalisi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Klaten adalah berdasarkan rapat pleno DPD Partai Golkar Kabupaten Klaten dengan dituangkan dalam keputusan nomor KEP-04/GOLKAR 11.16/IX/2019.

Poin-poin yang diputuskan dalam rapat pleno DPD Golkar Kabupaten Klaten adalah : 1 Mendukung sepenuhnya kepemimpinan Sri Mulyani sebagai Bupati Klaten, 2 Menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 Partai Golkar Kabupaten Klaten memutuskan berkoalisi dengan PDI Perjuangan mengusung bupati dan wakil bupati, 3 Partai Golkar Kabupaten Klaten mengajukan Yoga Hardaya sebagai calon Wakil Bupati untuk mendampingi Sri Mulyani sebagai calon Bupati Klaten pada Pilkada tahun 2020, 4 Partai Golkar Kabupaten Klaten berkomitmen untuk memenangkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Klaten yang diusung koalisi Partai Golkar dan PDI Perjuangan Kabupaten Klaten dalam Pilkada 2020.

Menjadi perhatian banyak orang, termasuk wartawan yang meliput di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klaten adalah kehadiran rombongan DPD Partai Golkar Kabupaten Klaten di Kantor DPC PDI Perjuangan  Klaten menggunakan bus. Puluhan orang mengenakan jas  warna kuning seragam Partai Golkar. Di antaranya ikut hadir Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Klaten Yoga Hardaya, Sekretarisnya Suwardi, dan pengurus lainnya, serta anggota. Juga ikut hadir Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah Anton Lami. Kehadiran Pengurus DPD Partai Golkar dan puluhan anggotanya yang membawa panjang ilang  berisi tebu wulung, pisang raja, dan sirih (suruh jawa)  bak calon pengantin putra menyerahkan lamaran pada  calon pengantin putri. Dalam kesempatan itu Yoga Hardaya sempat memaparkan barang yang ada dalam panjang ilang sebagai simbolisme yang punya makna mendalam. Seperti tebu wulung sebagai simbol anteping kalbu, dan lainnya. Selesai memaparkan simbol-simbol yang ada  pada panjang ilang, kemudian Yoga Hardaya menyerahkan panjang ilang dan pernyataan berkoalisi pada PDI Perjuangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klaten Sri Mulyani menanggapi Partai Golkar Kabupaten Klaten yang menyatakan ingin berkoalisi dengan PDI Perjuangan  dalam Pilkada tahun 2020  Sri Mulyani mengapreasiasi pada Partai Golkar. Soal Partai Golkar mengajukan  Yoga Hardaya untuk berpasangan dengan Sri Mulyani dalam Pilkada, Sri Mulyani menanggapi hal tergantung rekomendasi dari dewan pimpinan pusat (DPP). Rekomendasi pasangan Pilkada menurut Sri Mulyani ranah DPP.(ksd)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *