Ujian Sekolah Di Jogonalan Sudah Siap

Untuk menghadapi ujian sekolah tahun 2015, jajaran UPTD Pendidikan Kecamatan Jogonalan sudah siap seluruh perangkatnya. Pembiayaan ujian sekolah untuk SD sederajat dibeayai dari APBN dan APBD II. Pelaksanaan ujian sekolah (US) untuk sekolah dasar dan MI pada tanggal 18 s/d 23 Mei yang akan datang dapat berjalan lancar.

Demikian diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Tenis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Jogonalan Wahyu Sugiharja, ketika ditemui di kantornya, Kamis (23/4) pagi. Mengenai kesiapan pelaksanaan ujian sekolah Wahyu Sugiharja mengatakan pihak para kepala sekolah beserta para guru mempersiapkannya. Semua kebutuhan pendukung untuk ujian sudah ada. Untuk ruang ujian, tim monitoring, dan anak yang akan mengikuti ujian sekolah juga sudah ready (siapa). Dikatakan juga orang tua siswa, masyarakat yang tempat tinggalnya berada di sekitaR sekolah juga mendukung suksesnya dan lancarnya pelaksanaan ujian sekolah. Untuk monitoring atau pemantauan langsung pengawas dan penilik dilibatkan. Pada waktu pelaksanaan ujian sekolah, lanjut Wahyu, pengawas dan penilik melakukan monitoring di sekolah-sekolah sesuai dengan jadwalnya. Mengenai beaya ujian dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tingkat II digunakan untuk pembiayaan ujian mata pelajaran yang bukan Bahasa Indonesia, dan Matematika. Dana dari APBD II untuk beaya pembuatan soal agama, kesenian daerah, teori olah raga, dan lainnya. Peserta ujian sekolah dasar di Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, jumlahnya ada 817 siswa. Dari 28 sekolah dasar (SD) negeri ada 800 siswa, dan dari SD MI jumlahnya ada 17 siswa.

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Jogonalan Wahyu Sugiharja mengungkapkan, siswa kelas 6 untuk mempersiapkan ujian sekolah sudah dilakukan try out (uji coba) tiga kali. Hasilnya try out lumayan. Karena itu ia berharap hasil ujian sekolah Kecamatan Jogonalan dapat meraih 10 besar. Sehingga kwalitas mutu sekolah dasar di Kecamatan Jogonalan dapat diandalkan. Ia juga berharap siswa dalam mengerjakan ujian sekolah secara jujur, dan tidak punya niat melakukan tindakan yang memalukan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *