Sekitar 1.000-an Kaum Muda Klaten Persiapkan Berwira Usaha

BERITA KLATEN – Kurang lebih 1000-an siswa SMA dan SMK  se Kabupaten Klaten mengikuti seminar motivasi nasional di Gedung Graha Srikandi, Kecamatan Karanganom, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (24/8/2019). Tujuan seminar untuk memotivasi kaum muda punya jiwa berwira usaha.

Satu-satunya pembicara dalam seminar motivasi nasional adalah Syafii Efendi, yang sudah terkenal sebagai trainer dan motivator muda Indonesia. Penyelenggara Seminar Motivasi Nasional bagi kaum muda (milenial) yang bertema “Siap Menuju Indonesia Mandiri tahun 2034” adalah organisasi kepemudaan Wira Usaha Muda Nusantara (WIMNUS) se Jawa Tengah. Tujuan diselenggarakannya trainer dan motivator dalam seminar motivasi nasional, menurut ketua panitia Maesyaroh adalah untuk melatih adik-adik setelah lulus mempunyai jiwa wira usaha. Adik-adik yang masih sekolah perlu diberi motivasi dan pelatihan-pelatihan wira usaha agar bila sudah lulus dapat berwira usaha dan dapat mandiri. Karena ke depan kelanjutan Negara Indonesia ada pada anak muda sekarang. Anak-anak muda sekarang mesti dilatih mandiri, bermental baja. “Anak-anak muda jangan mempunyai mental tempe. Mereka mesti ditanamkan jiwa berwira usaha,”tegas Maesyaroh.

Maesyaroh juga menuturkan organisasi kepemudaan WIMNUS yang menga- dakan seminar motivasi nasional adalah gabungan mahasiswa Jawa Tengah dan Yogyakarta. WIMNUS  berkantor pusat di Jakarta. Untuk region di Jawa Tengah adalah di kota Surakarta. Mesyaroh sendiri adalah mahasiswi Poltekes Surakarta. Pengakuhannya masuk aktif di WIMNUS menambah banyak pengetahuan. Maesyaroh tambah percaya diri karena dapat pengalaman tampil di muka umum. Teman tambah banyak. Banyak pengetahuan dan ketrampilan  didapat setelah masuk di WIMNUS.

Nara sumber seminar motivasi nasional Syafii Efendi, menjawab pertanyaan wartawan mengenai apa yang akan disampaikan pada peserta seminar Syafii Efendi akan menyampaikan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tidak akan  cukup untuk membeayai pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia. Maka anak muda yang bercita-cita jadi PNS yang hilang di benak kaum muda. Kaum muda harus mempunyai cita-cita hidup berwira usaha. Hidup yang mandiri. Menurutnya anak muda harus peduli, anak muda mesti jadi pengusaha, dan anak jadi pemimpin,  sehingga anak muda jadi solusi di negeri ini. Karena itu di anak muda mesti berani merubah kebiasaan yang tidak pas. Anak muda harus berani mandiri. Punya semangat untuk berwira usaha. Dapat memunculkan jutaan milyader muda.  Menurutnya prediksi ke depan   anak muda akan kurang terkendali karena kemajuan informasi teknologi (IT). Maka orang tua perlu juga memahami kemajuan IT.

Beberapa anak muda perempuan yang mengikuti seminar motivasi nasional ketika ditanya mengatakan ingin mendapatkan pengetahuan dalam seminar ini. Salah seorang peserta seminar  Atika,  siswa SMK Muhammadiyah 2 Klaten, menjawab pertanyaan wartawan alasan ikut seminar ia mengatakan ingin mendapat pengetahuan. Bagi Atika ingin mengetahi dunia wira usaha. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *