Operasi Zebra Di Prambanan 47 Terjaring Pelanggaran

BERITA KLATEN – Sebanyak 47 pengemudi sepeda motor terjaring pelanggaran lalu lintas ketika dilakukan operasi oleh Polisi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Klaten di Prambanan, Klaten, Jateng, Sabtu (25/2/2018) kemarin siang.

Operasi Polisi Satlantas yang dikomandani Kaur Bin Op Polres Klaten Iptu Sarwoko berhasil mendapatkan 47 pengemudi sepeda motor yang melanggar ketentuan peraturan mengemudi sepeda motor. Dari jumlah 47 yang terjaring pelanggaran adalah 4 sepeda motor ditahan karena sepeda motor yang dikendarai oleh pengemudi tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan berupa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) maupun surat identitas diri. Sedangkan yang 43 pelanggaran yang disita berupa STNK karena  sepeda motor waktu dikendarai lampu utama tidak dinyalakan, pembonceng tidak memakai helm.

Kapolres Klaten AKBP Yuli Agung Pramono melalui Sarwoko antara lain mengatakan operasi pengendara sepeda motor oleh Polisi Satlantas adalah untuk menertibkan para pengemudi sepeda motor dalam berlalu lintas.

Hasil temuan pelanggaran dalam operasi tertib lalu lintas dalam mengemudi sepeda motor antara lain pengemudi tidak membawa STNK, SIM, dan KTP.  Pelanggaran lainnya kendaraan tidak dilengkapi lampu send, lampu utama tidak dinyalakan, pengemudi tidak punya surat ijin mengemudi (SIM), dan pembonceng tidak memakai helm.

Himbauan pada masyarakat yang akan mengemudi sebelumnya agar  memeriksa keadaan sepeda motor yang akan dikendarai. Cek lampu utama, lampu send (riting), rem, juga kondisi ban.  Jadi ketika kendaraan sepeda motor dikendarai dalam keadaan siap pakai, siap dikendarai. Ini salah satu untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Karena adanya kecelakaan lalu lintas bisa diawali dari kurang tertibnya pengemudi.

Pantauan wartawan ketika  dilakukan operasi tertib lalu lintas ada pengemudi yang lolos dari pemeriksaan petugas. Juga ada pengendara seorang wanita yang pura-pura berhenti lalu meminggirkan sepeda motor ke trotoar lalu di parkir di trotoar. Kemudian wanita itu pergi meninggalkan sepeda motornya. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *