Islam Itu Rahmatan Lil Alamin Untuk Semua Umat Manusia

BERITA KLATEN-Dalam tauziah pengajian Jumat Pagi pada bulan Ramadhan di Aula Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jateng, H Mudawari mengatakan Islam itu rahmatan lil alamin untuk semua umat manusia, Jumat (25/5/2018) pagi tadi.

Haji Mudawari selaku Kepala Kantor Urusan Agama di Kecamatan Klaten Selatan dalam tauziahnya lebih lanjut antara lain menuturkan, Islam yang rahmatan lil alamin tentunya rasa keberkahan dapat dirasakan oleh semua makluk ciptaan Allah di alam raya ini. Rosul Allah Nabi Muhammad diutus untuk menyempurnakan aklak manusia. Selain itu umat Islam harus menghormati orang yang berkeyakinan lain. Apalagi, lanjut Haji Mudawari, umat Islam yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mesti dapat hidup bersama dengan warga masyarakat yang beragam keyakinannya. Haji Mudawari menegaskan agama selain Islam juga benar bagi umat yang meyakininya. Jadi umat Islam tidak boleh menyalahkan pada mereka yang meyakini.

Sebelum Haji Mudawari menyampaikan tauziah, Kepala Kepolisian Sektor Kota (Kapolsekta) Klaten AKP Suyadi menyampaikan sambutan. Suyadi dalam sambutannya antara lain mengungkapkan sekarang banyak anak remaja atau anak muda yang tidak tahu sopan santun.  Maka untuk membimbing kharakter anak-anak remaja menjadi tanggung jawab orang tua dan para guru. Karena itu anak-anak remaja perlu siraman rohani.

AKP Suyadi juga mengatakan, belum lama ini adanya peristiwa terorisme yang melakukan tindakan bom bunuh diri pada 3 gereja di Surabaya, di Rusun Sidoharjo, dan di Mapoltabes Surabaya serta tempat lainnya. Mereka para teroris yang mengaku beragama Islam sebetulnya malah bukan beragama. Kalau mereka para teroris mengaku Islam tindakannya mestinya tidak begitu. Islam adalah rahmatan lil alamin. Tidak melakukan pembunuhan dengan tindakan bom bunuh diri. Kejadian pengeboman 3 gereja di Surabaya dengan cara bom bunuh diri yang dilakukan oleh satu keluarga melibatkan anak-anaknya ada yang masih kecil adalah tindakan yang tidak logis. Tidak dibenarkan dalam ajaran Islam semestinya.

Karena itu Suyadi mengajak hadirin yang menghadiri pengajian Jumat pagi untuk berpikir cerdas. Mestinya kalau menghadirkan ustad untuk pengajian memilih ustad yang dapat menyejukan bagi umat Islam yang hidup bersama dengan warga masyarakat yang beragam atau plural. Suyadi juga menuturkan, bila mendatangkan ustad jangan ustad yang suka mengompori umat Islam agar membenci pada umat yang bukan beragama Islam. Karena umat Islam di Indonesia adalah hidup dalam bingkai NKRI yang mempunyai Pancasila. Maka mesti dapat hidup rukun dalam kebersamaan dengan warga masyarakat yang beragam, yang berkeyakinan lain.

Dalam penggunaan media sosial (medsos), Kapolsek Kota Klaten AKP Suyadi juga berpesan pada hadirin agar menggunakan medsos yang benar.  Dalam penggunaan Medsos agar jangan menciptakan suasana keruh bagi masyarakat. Karena, lanjut Suyadi, dalam medsos ada orang yang memposting status kejadian pengeboman pada 3 gereja di Surabaya, dan di tempat lainnya merupakan pengalihan isue. Ditegaskan oleh Suyadi, itu tidak benar. Dikatakan oleh Suyadi, orang  yang memposting itu akhirnya ditangkap polisi karena memposting status yang tidak benar. Pesannya Kapolsek Kota Klaten AKP Suyadi agar menggunakan medsos yang benar.

Selain itu, Suyadi juga berpesan pada hadirin yang menghadiri pengajian Jumat Pagi pada bulan Ramadhan 1439 H atau tahun 2018 Masehi agar dalam beribadah selalu mengikuti tuntunan Alquran. Siraman iman selalu berpedoman pada Alquran. Sehingga umat Islam akan selalu disiram rohaninya. Sehingga menjadi umat Islam yang berbobot imannya.

Kegiatan pengajian Jumat Pagi pada bulan Ramadhan di wilayah Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah diikuti para pejabat Muspika Klaten Selatan, semua staf dan karyawan Kecamatan Klaten Selatan yang beragama Islam,  para kepala  sekolah dasar, 2 orang  perwakilan guru dari tiap sekolah dasar, korwil dan pengawas kantor pendidikan,  dan instansi lain di Kecamatan Klaten Selatan. Kegiatan pengajian Jumat Pagi tersebut dimulai pukul 08.00 dan berakhir sekitar pukul 09.30. Pantauan Berita Klaten hadirin mengikuti penuh perhatian. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *