SMK Negeri 1 Tulung Menggondol Piala Bupati FKP

BERITA KLATEN-Festival Ketoprak Pelajar (FKP) tahun ke-8 Kabupaten Klaten, Jawa Tengah  yang berhasil menggondol juara umum adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tulung. Juara FKP tahun ke-8 diumumkan setelah FKP selesai pementasan di hari terakhir  Minggu (24/9/2017) malam.

Kemenangan SMK Negeri 1 Tulung disambut gegap gempita oleh para siswa SMK Negeri 1 Tulung  yang menyaksikan pengumuman kejuaraan FKP. Sorak surai para siswa  membahana di aula SD Kristen 3 Klaten ketika diumumkan para juara FKP ke-8 di Kabupaten Klaten.

Untuk macam kejuaraan FKP antara lain pemeran pembantu putra dan putri terbaik, penata artistik terbaik, dagelan terbaik, penyaji terbaik, juara favorit, dan juara umum. Untuk juara penyaji terbaik, sebagai juara 1 dan juara umum direbut SMK Negeri 1 Tulung, juara 2 diduduki SMK Muhammadiyah 2 Klaten, Juara 3 adalah SMA Negeri 1 Karangnongko, juara 4 SMK Negeri 1 Klaten, dan juara 5 adalah SMK Negeri 1 Trucuk. Sebagai juara penampilan favorit adalah SMK Pangudi Luhur Leonardo.

Untuk juara dagelan terbaik, posisi juara 1 diraih oleh SMK Rota Bayat, juara 2 diduduki SMK Swadaya, dan juara 3 adalah SMA Negeri 2 Klaten.

Salah seorang seniman dari Klaten dalam evaluasinya FKP ke-8 ini antara lain mengungkapkan dalam FKP ke-8 mengangkat potensi yang ada di Kabupaten Klaten. Ia menegaskan di Klaten ada potensi lurik,  di Klaten juga banyak cerita rakyat sebagai akar budaya perlu diangkat. Juga diungkapkan FKP ke-8 ini sudah ada peningkatan, dan Klaten meski berada di antara Solo dan Yogya namun tidak terpengaruh dari Solo dan Yogya. Harapannya ke depan, pada FKP ke-10 dibuat buku bahwa FKP Klaten ada dan terus ada.

Kemudian salah seorang juri FKP ke-8 tahun 2017 ini Bambang Sugiarto dalam evaluasinya mengatakan para pemeran tokoh utama masih melakukan gerak yang seragam. Olah kedua tangan yang masih seragam. Mestinya pemain perlu paham olah gerak, olah vokal, olah akting. Karena itu Bambang Sugiarto menyarankan pada sekolah agar ada giat ekstra  kurikuler teater. Dengan kegiatan teater akan ada latihan olah vokal, olah gerak, olah seni akting masuk dalam pentas panggung, dan olah gestur dalam bloking.

Dalam penutupan FKP ke-8 hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah adalah Kepala Badan Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Provinsi Jawa Tengah Jasman Indratno. Dalam membacakan sambutan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo antara lain mengatakan memberi apresiasi pada penyelenggara FKP. Melestarikan seni ketoprak juga merupakan andil yang besar untuk membangun Jawa Tengah. Para pelajar sebagai generasi penerus mesti menghargai nilai-nilai budaya ketoprak yang adi luhung. Seni bermain ketoprak bisa menjadi media pendidikan kharakter bagi kaum muda. Pada sekolah yang menjadi juara Gubernur Ganjar Pranowo mengucapkan selamat, kepada yang belum mendapat juara tidak perlu risau. Dalam lomba menang dan kalah merupakan hal biasa.

Plt Bupati Klaten Sri Mulyani karena tugasnya tidak dapat menghadiri penutupan FKP ke-8. Oleh karena itu Sekretaris Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Klaten Sutopo yang mewakili Plt Bupati Klaten. Dalam sambutannya yang dibacakan Sutopo antara lain mengatakan FKP menjadi media untuk melestarikan seni budaya ketoprak. Pada sekolah menjadi juara Sri Mulyani mengucapkan selamat. Dan yang belum menjadi juara pesannya tidak perlu kecil hati. Moga pada kesempatan lain dapat meraih juara. Harapan Sri Mulyani FKP ke depan agar ditingkatkan. Sutopo menambahkan FKP merupakan kegiatan luar biasa.(ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *