3 Desa Di Klaten Dideklarasikan Sebagai Desa Politan

BERITA KLATEN-Tiga desa di Kabupaten Klaten, Jateng ialah Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat akan dideklarasikan sebagai Desa Politan Desa Wisata  oleh Kementerian Desa bersamaan dengan peringatan hari sumpah pemuda yang akan dilaksanakan di Desa Jomboran, Sabtu (28/10/2017) yang akan datang.

Demikian diungkapkan oleh konseptor  desapolitan desa wisata inovatif Profesor Suratman  di hadapan  para wartawan di ruang B2 Kantor Pemkab Klaten, Rabu (25/10/2017) siang tadi. Presentasinya pada wartawan Suratman  ingin memajukan tiga desa tersebut agar menjadi desa yang berkembang, dan dapat meningkatkan perekonomian warga masyarakat yang tinggal di 3 desa tersebut.

Konsep desa politan dituturkan oleh Suratman, politan dari  kata dasar polit yang berarti aneka ragam tidak harus di kota. Di desa pun  bisa jadi politan.  Maka di Desa Jomboran,  Jimbung,  dan Desa Krakitan juga ada potensi untuk dikembangkan secara kolaboratif. Semua potensi yang ada di tiga desa tersebut dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat.

Latar belakang untuk menjadikan desa politan desa wisata yang inovatif adalah amanah Undang-undang Dasar 1945 adalah memajukan kesejahteraan umum ialah dapat dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat perdesaan. Klaten yang terletak di antara Yogyakarta dan Surakarta maka memiliki potensi wisata. Di kawasan Desa Jomboran, Jimbung, dan Krakitan menjadi  desa strategis desa politan. Dengan menciptakan warna-warni bangunan yang menarik di desa-desa tersebut maka dapat mengundang wisatawan dari luar Kota Klaten yang sedang lewat di Kabupaten Klaten. Untuk itu, menurut Suratman, perlu pengenalan kondisi Desa Jomboran,  Jimbung, dan Desa Krakitan.

Suratman juga mengatakan,  momentum launching atau deklarasi desapolitan desa wisata yang inovatif yang dibarengkan dengan upacara sumpah pemuda pada Sabtu (28/10/2017) yang akan datang dapat memperkenalkan ke berbagai wilayah melalui berbagai media. Ia juga menginformasikan  upacara peringatan hari sumpah pemuda di Kabupaten Klaten yang dipusatkan di Desa Jomboran akan dihadiri Kementerian Desa. Hal ini dibenarkan oleh Rismanto yang menjabat sebagai Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Kementerian Desa. Menurut Rismanto, Menteri Desa Republik dipastikan dapat hadir di Klaten, dan akan menjadi IRUP dalam upacara peringatan hari sumpah pemuda.

Rismanto menyampaikan mengenai dana desa yang dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Menurutnya, Presiden Joko Widodo selalu mengatakan agar di desa ada BUMDES, dan BUMDES agar dikembangkan.

Polisi sektor dilibatkan dalam mengawasi penggunaan dana desa, menurut Rismanto untuk ikut mengawal agar dana desa tidak aman oleh pihak-pihak yang tidak tanggung jawab. Mungkin ada pihak-pihak yang akan memeras, maupun akan menjatuhkan kepala desa. Karena itu maka pemerintah melibatkan polisi untuk mengawal dana desa. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *