Turnamen Bulu Tangkis Media Untuk Koordinasi

Tornamen bulu tangkis dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2015 menjadi media untuk meningkatkan pelayanan pendidikan dan koordinasi antar instansi di wilayah Kecamatan Jogonalan, Kabuapten Klaten, Jawa Tengah. Tornamen bulu tangkis perseorangan diikuti 52 orang terbagi menjadi 26 pasangan diselenggarakan di Gedung KPRI Jogonalan selama 4 hari, Senin s/d Kamis (27-30 Mei). Sebagai stimulan pertandingan oleh panitia disediakan hadiah berupa uang pembinaan.

Demikian dikatakan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Jogonalan Wahyu Sugiharja, ketika ia memberi sambutan pada upacara pembukaan tornamen bulu tangkis, Senin (27/4) pagi. Lebih lanjut Wahyu Sugiharja mengatakan, dalam tornamen atau pertandingan bulu tangkis ini, bagi juara 1, 2, dan 3 akan mendapat hadiah berupa uang pembinaan. Selain uang pembinaan pemenang juara 1, 2, dan 3 juga mendapatkan piagam penghargaan. Kegiatan tornamen bulu tangkis sudah menjadi program tahunan setiap even memperingati Hardiknas. Ia berharap dalam pelaksanaan tornamen bulu tangkis ini semua peserta bertanding penuh sportivitas. Sehingga pertandingan buku tangkis yang bersifat persahabatan ini benar-benar menjadi sarana untuk koordinasi dalam melayani pendidikan pada masyarakat. Menurut Wahyu Sugiharja, persiapan penyelenggaraan tornamen bulu tangkis diawali dengan technikel meeting (temu teknis) dipimpin oleh Ketua Panitia Penyelenggara Tornamen Bulu Tangkis Andreas Budi Rustomo, di Kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Kamis (23/4). Kemudian, lanjut Wahyu Sugiharja, setelah selesai upacara pembukaan tornamen bulu tangkis langsung dimulai pertandingan.

Andreas Budi Rustomo pada Klaten Direktori (KD), di sela-sela menyaksikan pasangan yang sedang bertanding, ia mengatakan ada pasangan yang diunggulkan. Menurut Andreas Budi Rustomo mereka adalah Iskandar dari SMP Negeri 1 Jogonalan dengan Abadi dari SMP Muhammadiyah, dan pasangan Tejo dari SMP Negeri 1 Jogonalan dengan Kurdi sebagai staf UPTD Pendidikan Jogonalan. Prediksi Andreas Budi Rustomo pasangan ini diunggulkan, dan peluang dapat menjadi juara. Dikatakannya tornamen ini menggunakan sistim gugur. Untuk menentukan pasangan ganda dengan undian. Maka, lanjut A Budi Rustomo, meskipun dari satu instansi dapat menjadi lawan bertanding. Hal ini tidak perlu dipersoalkan. Pengundian pasangan para peserta tornamen juga dilakukan klasifikasi, ialah klasifikasi A plus,A,B plus,B, serta klasifikaSI c, dan C minus. Lalu pengundian secara beragam. Tingakatan klasifikasi, untuk A plus peserta yang sudah sangat baik, untuk A peserta yang baik. Kemudian klasifikasi B plus ketrampilan main bulu tangkis cukup, terus untuk klasifikasi mainnya standarnya di bawah B plus. Dalam tornamen bulu tangkis akan nampak meriah bila para guru maupun tenaga tenaga kependidikan menyaksikan pada waktu semi final dan final yang dijadwal hari Kamis (30/4). Rencana penyerahan hadiah bagi para juara lomba dalam even peringatan hari Kartini dan Hardiknas akan diserahkan pada waktu tirakatan hari Pendidikan Nasional di SMP Negeri 1 Jogonalan. Dalam tirakatan Hardiknas juga akan disemarakkan dengan orgen tunggal.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *