Sarihusada Tetap Upayakan Kualitas Anak Indonesia

Perusahaan terbatas Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) tetap konsisten memproduksi nutrisi ibu dan anak yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat Indonesia. Tentunya juga cocok untuk pertumbuhan anak Indonesia.

Demikian diungkapkan Arif Mujahidin yang menjabat sebagai Head of Corporate Affairs (bagian urusan bidang hukum) di PT Sarihusada dalam kesempatan buka puasa bersama dengan wartawan yang bekerja di wilayah Yogyakarta dan Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah di Hotel Colombo Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (26/6). Lebih lanjut Arif Mujahidin menjelaskan di hadapan para wartawan antara lain mengatakan selain pengembangan bisnis, bahwa PT Sarihusada juga aktif melakukan kegiatan sosial dalam rangka membangun harmoni antara perusahaan dan masyarakat di mana PT Sarihusada berdiri dan beroperasi.

Dituturkan juga, PT Sarihusada juga mendasarkan pelaksanaan program CSR dengan yang komprehensif dan relevan melalui standar panduan global. Ialah berpijak ISO 26000 yang terdapat tujuh prinsip utama, ialah akuntabilitas, transparansi, perilaku etis, menghormati pemangku kepentingan, menghormati aturan hukum, menghormati norma internasional terkait perilaku, dan menghormati hak manusia. Ke-7 prinsip ini kemudian diterapkan tidak hanya di dalam tempat kerja, tetapi juga di tempat pemasaran, komunitas, serta lingkungan.

Dalam awal presentasenya, Ari Mujahidin mengatakan NV Saridele merupakan cikal bakal adanya Sarihusada yang didirikan oleh pemerintah dan PBB pada bulan Agustus tahun 1954 di Yogyakarta untuk memproduksi susu kedelai sebagai sumber gizi anak bangsa Indonesia. Lokasi pabrik Sarihusada di Mujamuju, Yogyakarta dengan luas tanah 2 hektar. Sekarang sudah berkembang mendirikan pabriknya di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Luas pabrik Sarihusada yang ada di Klaten 15 hektar.

Sarihusada juga mendorong pembelajaran anak untuk memahami pentingnya gizi sejak dini dengan cara yang menyenangkan yaitu belajar menanam dan merawat tanaman sumber pangan gizi melalui program kebun nutrisi di PAUD Rumah Srikandi Kemudo, Prambanan, Kabupaten Klaten.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *