17 Gunungan Memeriahkan Kirab Budaya Loh Jinawi

BERITA KLATEN – Kirab Budaya Loh Jinawi yang digelar di Kecamatan Manisrenggo dihadiri Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Selasa (27/8/2019). Dalam kirab tersebut dimeriahkan 17 gunungan dan beberapa kesenian sebagai wujud sedekah loh jinawi.

Camat Manisrenggo Wagiya Gambir pada wartawan yang mewancarai mengungkapkan kirab budaya loh jinawi ini merupakan sedekah atau ucapan syukur pada Allah Tuhan atas berkah bagi warga di Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah. Kirab budaya loh jinawi sudah dilakukan sejak tahun 2014. Tahun 2019 ini kirab budaya loh jinawi yang ke-5. Menurut Wagiya Gambir ini merupakan even besar untuk menyatukan warga masyarakat Kecamatan Manisrenggo. Dalam kirab budaya loh jinawi akan diusung gunungan hasil bumi sebanyak 17 gunungan. Rincian gunungan adalah 16 gunungan yang dibuat oleh masing-masing desa, dan 1 gunungan Kecamatan Manisrenggo. Kemudian di belakang gunungan kirab kesenian yang dilakukan oleh warga masyarakat. Ia menyampaikan ada 160 peserta kontingen kirab. Tiap desa mengirim 15 rukun warga (RW) untuk tampil kirab.

Setelah gunungan utama diujubkan doa dihadapan Bupati Sri Mulyani dan para pejabat Pemkab Klaten, serta tamu undangan lainnya kemudian gunungan diperebutkan oleh warga masyarakat menonton kirab budaya loh jinawi. Saat gunungan sudah berada di depan panggung kehormatan warga masyarakat mulai berebut menggapai gunungan untuk mengambil sayuran maupun buah yang ada di gunungan.

Pejabat Pemkab Klaten yang hadir selain Bupati Hj Sri Mulyani adalah Assisten Bupati Purwanto Anggoro Cipta, dr Ronny Roekmito, Kadinas Komenfo Amin Mustofa,  Staff Ahli Bupati Wahyu Prasetyo, dan pejabat lainnya. Mendampingi Bupati Sri Mulyani di panggung kehormatan adalah Camat Wagiya Gambir, Kapolsek Manisrenggo Iptu Pol Juwardi, dan Danramil R Basuki.

Nampak juga yang duduk di panggung kehormatan antara lain Kepala SMP Negeri 1 Manisrenggo Giyarso, Kepala SMP Negeri 2 Manisrenggo Sundari, Kepala SMP Negeri 3 Manisrenggo Titik, Korwil Pendidikan Manisrenggo Mulyadi, para kepala SDN di Manisrenggo, dan tamu lainnya.

Mengawali kirab budaya lon jinawi adalah mobil terbuka adalah konvoi para kepala desa se Kecamatan Manisrenggo. Kemudian kereta yang ditumpangi Bupati Hj Sri Mulyani. Selanjutnya kereta yang ditumpangi perempuan usia remaja memerankan sebagai Dewi Sri.

Bupati Hj Sri Mulyani dalam sambut- annya antara lain mengungkapkan 2 kali ini menghadiri kirab budaya loh jinawi. Untuk tahun ini peserta kirab budaya lebih banyak dibanding tahun lalu. Camat Wagiya Gambir sudah bekerja keras untuk mempersatukan dan kebersamaan bagi warga masyarakat Kecamatan Manisrenggo. Karena itu Bupati Sri Mulyani memberi apresiasi pada Camat Wagiya Gambir, dan ia mengucapkan terima kasih pada Wagiya Gambir. Menurut Bupati Hj Sri Mulyani Camat Wagiya Gambir pada tanggal  1 September 2019 memasuki masa purna tugas (pensiun). Camat Wagiya Gambir bertugas di Manisrenggo selama satu setengah tahun.

Pengamanan kirab budaya loh jinawi melibatkan anggota Polsek  dan Koramil Manisrenggo, serta relawan, dan Banser Manisrenggo. Pelaksanaan kirab budaya loh jinawi untuk ungkapan syukur pada Allah  Tuhan berjalan lancar.(ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *