Karena Banjir 94 Orang Dievakuasi Ke Balai Desa Brangkal

BERITA KLATEN-Data terakhir waktu pukul 09.15 warga Desa Pacing, Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah yang dievakuasi ke Balai Desa Brangkal, Kecamatan Wedi karena banjir mencapai 94 orang terdiri dari balita, anak, dewasa, dan manula, Rabu (29/11/2017).

Menurut beberapa orang anggota SAR Klaten, evakuasi warga Dukuh Tegalsari, Desa Pacing yang terkurung meluapnya Kali Dekeng sudah dilakukan sejak Rabu dini hari.  Tim SAR Klaten bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, serta TNI dan Polri dalam membantu evakuasi warga Desa Pacing menggunakan perahu karet.  Tim evakuasi dengan menggunakan perahu karet menyusuri Dukuh Tegalsari dan Dukuh Muker untuk mengevakuasi warga yang siap mau dievakuasi ke Balai Desa Brangkal. Kondisi air banjir yang menggenangi Dukuh Tegalsari dan Dukuh Muker di Desa Melikan mencapai setinggi dada orang dewasa. Diperkirakan ketinggian mencapai sekitar 140 cm.

Kepala Desa Brangkal Sriyanto, ditemui di lokasi Balai Desa Brangkal mengatakan siap  menampung pengungsi dari Desa Pacing yang jaraknya kurang lebih 5 km. Menurutnya, bila pengungsi bertambah terus, kemudian Balai Desa penuh dapat menggunakan ruang perpustakaan.

Dukuh Tegalsari dan Dukuh Muker mulai tergenang air hujan yang turun sejak Senin (27/11/2017) pagi hingga Rabu (29/11/2017) pagi buta. Kepala wilayah Kecamatan Wedi Kukuh R yang sudah siaga bersama pejabat Muspika Wedi sejak Selasa malam pada Berita Klaten mengatakan penduduk yang dievakuasi belum bisa dipastikan jumlahnya. Karena yang akan dievakuasi jumlahnya bergerak.

Tenaga suka rela (relawan) Kecamatan Wedi Eko Mardiyono menjawab pertanyaan Berita Klaten mengenai perlunya dapur umum, Eko Mardiyono mengatakan kalau diperlukan akan dibuat dapur umum juga. Tim relawan yang melakukan penyelamatan warga Desa Pacing melibatkan TRC BPBD Klaten, Puskesmas Wedi, SAR Klaten, TNI, POLRI dan organisasi massa lainnya.

Anggota Shabara Polres Klaten bersama SAR  yang dikomandani Ipda Pol Karsan melakukan penyisiran di Desa Pacing. Dengan menggunakan perahu karet untuk melakukan evakuasi warga Desa Pacing yang airnya menggenangi di sekitar rumahnya.

Salah seorang warga Dusun Tegalsari, Desa Pacing yang dievakuasi Agus Harianto yang menderita sakit struk ditemui Berita Klaten mengatakan, air yang menggenangi di sekitar rumahnya Rabu  dini hari mencapai setinggi dadanya.  Ia berharap air yang menggenangi dukuhnya segera surut. Sehingga bisa lekas pulang dan tidur di rumahnya. Pengungsi yang ditampung di Desa Brangkal data yang terpantau jumlah balita ada 16 bayi, 19 anak, dan 11 manusia usia lanjut.

Terkait cuaca ekstrim yang melanda di Kabupaten Klaten, banjir juga terjadi di desa wilayah Kecamatan Cawas, Kecamatan Trucuk, dan Kecamatan Bayat. Di Kecamatan Wedi selain Desa Pacing, Desa Melikan juga mengalami genangan air. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *