Jelang Tahun Baru Terjaring 12 Pasang Ngamar Di Hotel

BERITA KLATEN – Menjelang tahun baru 2019 ada 12 pasangan selingkuh terjaring operasi Satuan Polisi Pamong Projo (Satpol PP) di beberapa hotel kelas melati di Prambanan dan Jogonalan, Klaten, Jateng, Jumat (28/12/2018) malam tadi. Dari 12 pasangan selingkuh yang terjaring operasi Satpol PP didominasi orang dari Klaten. Ada warga dari Desa Jabung, Gantiwarno berpasang deng seorang perempuan dari  Mojayan, ada juga dari Klaten Utara berpasangan dengan perempuan Ngawen. Ada juga perempuan SP  dari Karangduren, Kebonduren berpasangan denga pria ST berasal dari Butuh, Cangkringan, Sleman, ada lagi seorang perempuan dari Gayamharjo, Prambanan, Sleman.  Ada juga pasangan muda-mudi berasal dari Jakarta dan dari Sleman. Seorang perempuan dari Butuh, Kemalang juga terjaring  selingkuh di Hotel AM berpasangan dengan pria  teman bisnisnya. Sebanyak 12 orang pasangan selingkuh yang terjaring operasi Satpol PP kemudian diangkut ke Kantor Satpol PP Kabupaten Klaten. Para pasangan selingkuh itu didata identitasnya oleh petugas Satpol PP Lamto. Setelah dilakukan pembinaan kemudian dikumpulkan di aula untuk diberi pengarahan secara umum. Selesai diberi pengarahan secara umum kemudian 12 orang pasangan selingkuh itu diperkenankan pulang. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Satpol PP Kabupaten Klaten Poniman, pada wartawan Berita Klaten.com mengungkapkan tujuan operasi ini untuk menciptakan Klaten yang kondusif menjelang pergantian tahun baru. Selain itu juga mendengar laporan masyarakat banyaknya keluarga yang  kacau karena adanya perselingkuhan. Karena selingkuh keluarganya jadi berantakan. Akibat perselingkuhan itu keluarga hancur lalu  Satpol  PP turun operasi agar jangan ada  perselingkuhan di Wilayah Kabupaten Klaten. Lebih lanjut Poniman mengatakan mereka yang terjaring wajib lapor sepekan 2 kali selama 20 kali. Selama lapor di Kantor Satpol PP mereka yang terjaring selingkuh dilakukan pembinaan. Harapannya mereka bisa kembali ke jalan benar.  Bagi yang sudah berkeluarga, dalam keluarganya akan hidup harmonis. Sebelum berangkat operasi pasukan operasi yang terdiri Satpol PP, tenaga kerja sosial kecamatan (TKSK) dari Klaten Selatan, Klaten Tengah, Jogonalan, dan Karangnongko, serta Kodim Klaten diberi brifing atau pembekalan oleh Sekretaris Satpol PP Rabiman. Dalam arahannya Rabiman antara lain mengatakan agar santun dalam melakukan penegakan hukum, jangan sampai emosi. Bila menjaring pasangan pria dan wanita yang ada di kamar hotel supaya dibawa ke kantor Satpol PP. Operasi Satpol PP bersama TNI Kodim Klaten, dan TKSK berangkat dari Kantor Satpol PP sekitar 19.30 dan selesai kembali ke Kantor Satpol PP sekitar   21.15. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *