Sarwa Lima Pelopori Bhakti Sosial Pada Warga Majemuk

BERITA KLATEN – Komunitas Srawung Warga Lintas Agama (Sarwa Lima) bekerja sama dengan Rumah Sakit Cakra Husada menyelenggarakan bhakti sosial pengobatan gratis di Balai Kampung Patran, Desa Kalitengah, Kecamatan  Wedi, Klaten, Jateng, Sabtu (29/12/2018) pagi tadi.

Ketua panitia bhakti sosial Sarwa  L Sukamto pada para wartawan mengungkapkan bhakti sosial berupa pengobatan gratis pada masyarakat  bekerja sama dengan RSCH Klaten. Kegiatan ini, lanjut L Sukamto melibatkan masyarakat dari lintas agama adalah Islam, Hindu, Kristen, dan Katolik. Semua warga di Kampung Patran, Garuman, Tanggul, dan Kauman, juga dari Kampung Karangasem, Desa Ngering, Kecamatan  Jogonalan yang merasa sakit dapat berobat secara gratis. Warga dari kampung-kampung tersebut yang berobat ada yang cek tekanan darah, periksa dokter, juga ada yang minta obat.

Dalam momentun hari Raya Natal tahun 2018 ini warga Katolik di Kampung Patran, Garuman, Bendan, Tanggul membagi sembako pada warga masyarakat yang hidupnya kurang beruntung.  Kegiatan bhakti sosial ini mendapat dukungan dari masyarakat. Menurut L Sukamto kegiatan bhakti sosial dalam srawung warga lintas agama ini untuk menjalin kebersamaan dan kerukunan dalam keberagaman. Sehingga Pancasila sebagai dasar NKRI yang menjadi rumah kita bersama tetap utuh sebagai yang dicita-cita oleh para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut L Sukamto kegiatan bhakti  sosial Sarwa Lima selain pembagian sembako dan pengobatan gratis,  warga komunitas Sarwa Lima juga mengadakan gotong royong bersih-bersih  makam dan lingkungan. Agenda hari Minggu (30/12/2018)  mengadakan jalan sehat sejauh kuramg lebih 5 km. Route yang akan ditempuh Patran, menuju Jembatan Munyukan, jalan besar menuju jembatan Jagalan, kemudian belok kiri menyusuri tanggul Kali Ujung, terus kembali menuju balai kampung Patran.

Bagian humas RSCH Klaten Sukarno mengungkapkan dilibatkannya bhakti sosial pengobatan gratis dengan Sarwa Lima merupakan ukuwah yang perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.  Sehingga rasa kebersamaan dan kerukunan akan terus berlamjut. Dalam pengobatan gratis imi RSCH Klaten menurunkan tenaga bagian laborat, farmasi, perawat dan dokter VM Prasanita W. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *