Syukuran Banyu Ke-6 Di Umbul Tirtomulyono Diawali Kirab

BERITA KLATEN – Syukuran banyu di Umbul Tirtomulyono Desa Pluneng diawali kirab  tumpeng dan gunungan dari depan Balai Desa menuju Umbul Tirtomulyono, Minggu (29/9/2019).

Kirab tumpeng dan  gunungan dari depan Balai Desa Pluneng menuju umbul Tirtomulyono jauhnya kurang lebih 2 kilo meter. Kirab tumpeng dan gunungan diikuti 10 blok, pemerintah Desa Pluneng, BPD Pluneng, dan saudara 7 desa. Selain mengusung tumpeng dan gunungan, peserta wanita dan pria kirab mengenakan pakaian kejawen sambil menari-nari di sepanjang jalan dan diiringi gamelan. Peserta kirab tersebut juga dinilai oleh dewan juri untuk menentukan juara.

Setelah peserta kirab sampai di Umbul Tirtomulyono kemudian peserta meletakkan tumpeng dan gunungan  di sekitar Umbul Tirtomulyono. Selanjutnya rombongan Bupati Klaten Hj Sri Mulyani setelah sampai di Umbul Tirtomulyono kemudian acara seremonial dimulai. Mengawali seremonial bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan sikap berdiri tegak.

Kepala Desa (Kades) Pluneng Wahyudi dalam sambutannya, Wahyudi mengungkapkan terima kasih pada Bupati Sri Mulyono, dan para pejabat OPD Kabupaten Klaten yang telah hadir di lokasi Umbul Tirtomulyono. Selanjutnya Camat Kebonarum Sutopo pada wartawan mengungkapkan syukuran banyu ke-6 ini merupakan bersyukur pada Tuhan yang telah memberkai kehidupan umat manusia di dunia ini.

Camat Sutopo, dalam sambutannya juga menyampaikan dalam pembangunan jalan tol yang melewati Desa Ngrundul jangan sampai merusak mata air atau umbul di Desa Ngrundul. Maka mohon pada Bupati Sri Mulyani agar jalan tol tidak dikenakan pada mata air di Desa Ngrundul.

Bupati Sri Mulyani yang juga hadir dalam syukuran banyu dalam sambutannya antara lain mengatakan di Desa Pluneng ini murah air.  Airnya melimpah ruah. Inilah yang menjadi berkah bagi warga Desa  Pluneng. Dengan menambah bantuan sebesar Rp 2 miliar dapat untuk membangun pengembangan taman di Umbul Tirtomulyono.

Syukuran banyu di Umbul Tirtomulyono diperagakan dua orang, perempuan dan pria yang memerankan Kyai Tirtomulyono dan Nyai Tirtomulyani yang naik gethek di kolam Umbul Tirtomulyono. Ini yang menjadi perhatian warga yang menyaksikan prosesi syukuran banyu di Umbul Tirtomulyono  Desa Pluneng. Setelah itu dilakukan ngangsu banyu oleh Assisten Bupati dr Ronny Roekmito dan Kepala Dispermades Joko Purwanto.

Hasil penilaian dewan juri, peserta kirab yang mendapat peringkat nilai adalah juara 1 peserta nomor 10 nilai 744, selanjutnya nomor 5 nilai 741, nomor 2 nilai 726, nomor 3 nilai 717, dan juara 5 peserta nomor 4 nilai 710. Bertindak sebagai dewan juri adalah Joko Sarjono dari insan media, Jimbling dari unsur seniman, dan Tri Wening R dari unsur Kecamatan Kebonarum.

Ketua Panitia Syukuran Banyu Lanjar Puryanto mengatakan, sebelumnya dilakukan bersih-bersih sumber mata air yang ada di Desa Pluneng, bersih-bersih sungai, selokan, dan kolam.  Syukuran banyu di Umbul Tirto Mulyono Desa Pluneng juga dimeriahkan ciblon oleh warga Desa Pluneng. Pada malam hari di gedung Desa Pluneng ada pentas wayang kulit dengan lakon Pendowo Maneges oleh Ki Dalang Sutomo Pandoyo. Menghadirkan bintang tamu Apri dan Mimin. (ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *