Polres Klaten Salurkan 3 Kursi Roda Untuk Ibu-ibu Di Wedi

BERITA KLATEN – Dalam giat bhakti sosial Jumat Berkah ke-18 ini Polres Klaten menyalurkan tiga unit kursi roda untuk 3 orang ibu di Wilayah Kecamatan Wedi, Jumat (6/3/2020).

Penyerahan 3 unit kursi roda pada tiga orang ibu dilakukan di Balai Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah, oleh Kapolres Klaten AKBP Wiyono  Eko Prasetyo yang didampingi oleh para pejabat di Mapolres Klaten, serta disaksikan oleh Kasdim 0723 Klaten Mayor Inf Ustadi Rahmat, Wadan Dodiklatpur Mayor Inf Suparjo. Selain pejabat tersebut juga disaksikan Pejabat Muspika Wedi, adalah Camat Kukuh Riyadi, Kapolsek AKP Sriyanto, dan Danramil Kapten Sujita. Tidak ketinggalan Kades Pandes Heru Purnomo dan perangkatnya ikut menyertainya.  Juga hadir para ibu-ibu Persit Koramil Wedi, dan ibu-ibu Bhayangkari Polsek Wedi.

Tiga orang ibu yang menerima  bantuan kursi roda dari Polres adalah Sumirah dari Desa Dengkeng, Sumiyem dari Desa Tanjungan, dan Sutini dari Desa Pasung. Tiga orang ibu yang menerima bantuan kursi roda nampak gembira.  Ketika mereka didudukan di kursi roda masih nampak canggung. Namun keceriaan di wajahnya tetap terpancar karena mendapatkan bantuan kursi roda.

Hadir dalam Jumat Berkah ke-18 kurang lebih 60 bapak / ibu yang masuk kategori kelurga miskin, atau kondisi ekonominya masih layak dibantu. Oleh Polres Klaten dan Pemerintah Desa Pandes kelurga yang masih masuk kategori miskin mendapat bantuan paket sembako. Selain dapat paket sembako juga dapat nasi dos kotak. Dalam kesempatan bhakti sosial Jumat Berkah ke-18 Polres Klaten menyediakan nasi dos kotak sejumlah 100 nas dos. Bagian Dokkes Polres Klaten pada bhakti sosial Jumat Berkah ke-18 juga melakukan pengobatan gratis bagi yang ingin berobat.

Kapolres AKBP Wiyono Eko Prasetyo dalam sambutannya antara lain meng-ungkapkan orang hidup itu mempunyai masalah setiap harinya. Setiap bangun dari tidur sudah dihadapkan dengan masalah, oleh anak, oleh cucu,  masalah sakit, dan lainnya. Menurut Kapolres Wiyono Eko Prasetyo itu hal biasa. Dalam kondisi apapun menurut Kapolres Wiyono mesti tetap bersyukur pada Tuhan.

“Bapak-bapak lan ibu-ibu kito sedoyo ingkang gesang  niki saben dinten mesti dipun adepaken kaliyan masalah-masalah. Meniko tondonipun  gesang. Meniko limrah tiang gesang. Namun kito kedah matur nuwun dumateng Gusti, puji syokur,”ungkap Kapolres Wiyono menggunakan bahasa Jawa.

Lebih lanjut Kapolres Wiyono Eko Prasetyo menuturkan kegiatan Jumat Berkah untuk peduli pada warga melibatkan Forkompinda, Muspika, dan  melibatkan perangkat desa yang dituju untuk bhakti sosial. Kegiatan Jumat Berkah dilakukan secara serentak di seluruh polsek jajaran Polres Klaten. Mengenai dana, lanjut Kapolres Wiyono dikumpulkan dari sodakoh para anggota Polri yang bertugas di Klaten tiap hari Selasa dan Kamis. Dana yang terkumpul digunakan membeli barang bantuan yang dibutuhkan bagi warga miskin. Bisa untuk beli kursi roda, alat bantu dengar bagi orang yang tuli.

Kapolres Wiyono Eko P juga mengatakan pada bapak dan ibu yang miskin jangan merasa hidup sendiri. Pemerintah termasuk TNI dan Polri akan selalu menyertai pada kaum miskin. “Maka jangan khawatir, pemerintah dari desa, kecamatan, Kabupaten Klaten akan terus bersama rakyat,”tutur Kapolres Wiyono.

Camat Wedi Kukuh Riyadi dalam sambutannya  antara lain mengungkapkan apresiasinya pada program giat Jumat Berkah. Kedepan program Jumat Berkah tetap akan berlangsung.

Kepala Desa (Kades) Pandes Heru Purnomo mengucapkan terima kasih atas kepedulian Polres Klaten pada warga miskin di Pandes. Semoga bantuan yang diberikan berupa paket sembako sangat bermanfaat warga yang masih kurang mampu.

Kegiatan bhakti sosial Jumat Berkah ke-18 juga didukung ormas  BANSER dan Senkom. Ormas tersebut membantu kelancaran Polres Klaten dalam melakukan pelaksanaan bhakti sosial Jumat Berkah ke-18.(ksd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *