Ditemukan Kandungan Formalin Dalam Tahu & Ikan Asin Teri

Hasil inspeksi mendadak (sidak) oleh TPID di pasar Klaten, Kamis (11/6) pagi tadi ditemukan kandungan zat formalin pada tahu dan ikan asin. Adanya kandungan formalin setelah dilakukan uji laboratorium di Kantor Ketahanan Pangan.

Selesai sidak di Pasar Klaten, petugas dari Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten yang mengambil sampel (contoh) beberapa makanan bahan sayuran langsung melakukan uji laboratorium. Kasi Penganeka Ragaman dan Keamanan Pangan Kabupaten Klaten Indarwati, pada wartawan mengatakan makanan yang diambil sampel untuk diperiksa di laboratorium hasilnya ada bahan sayur yang mengandung formalin, ialah tahu dan ikan asin teri serta ikan asin jambal. Selain tahu dan ikan asin, ada juga bahan sayur yang mengadung zat boraks dan rodamin. Bahan sayur yang mengandung boraks ialah mie basah, sedangkan yang mengandung rodamin adalah makanan krupuk yang berwarna.

Indarwati lebih lanjut mengatakan, zat formalin digunakan untuk mengawetkan. Formalin juga sering digunakan untuk mengoles pada mayat. Zat boraks untuk mengenyalkan makanan, sedangkan zat rodamin untuk untuk mewarnai. Menurut Indarwati, jenis zat formalin, boraks, dan rodamin dapat membahayakan kesehatan manusia, dan dapat menyebabkan penyakit kanker. Hasil uji laboratorium ini akan disampaikan pada bagian perekonomian Pemerintah Kabupaten Klaten.

Kepala Bagian {Kabag) Perekonomian Pemerintah Kabupaten Klaten Srihadi, pada wartawan mengatakan sidak di pasar untuk memantau kebutuhan bahan pokok masyarakat dalam menyambut bulan Romadon dan Lebaran direncanakan sebanyak tiga kali. Sidak pertama sepekan sebelum mulai puasa ( sekarang ini-red), ke dua nanti pada pertengahan bulan puasa, dan ke tiga sepekan jelang lebaran.

Sidak memantau sembilan barang kebutuhan pokok masyarakat di beberapa pasar jelang bulan puasa dilakukan oleh tim pengendali inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin oleh Kabag Perekonomian Pemkab Klaten Srihadi. TPID terdiri dari kantor dinas pertanian, bagian perekonomian, Kantor Ketahanan Pangan, dan juga Disperindagkop.

Sidak yang dilakukan di Pasar Klaten harga-harga kebutuhan pokok masih terpantau normal. Kenaikan harga kirsaran Rp 2.000,- hingga Rp 5.000,-. Namun juga ada harga barang kebutuhan pokok yang turun ialah lombok gede dari harga Rp 25 ribu jadi harga Ro 22 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *