Para Guru SMP Negeri 2 Prambanan Serius Melaksanakan KBM Lewat Daring

BERITA KLATEN – Kegiatan belajar mengajar (KBM) lewat dalam jaringan (Daring) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Prambanan, memotivasi para gurunya serius untuk melaksana-kan KBM Daring.

Hal itu diungkapkan Sri Purwaningsih selaku Kepala SMP Negeri 2 Prambanan, di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ketika ditemui di kantornya, Sabtu (12/9/2020) siang. Lebih lanjut, Sri Purwaningsih menuturkan para guru karena dituntut dapat dan terampil mengoperasikan  informasi tehnologi (IT) guna sarana melaksanakan  KBM lewat daring.

Untuk membekali para guru SMP Negeri 2 Prambanan yang belum terampil mengoperasikan IT, menurut Sri Purwaningsih mereka para guru yang belum lancar mengoperasikan IT mengikuti In House Trainning (IHT), semacam pelatihan. IHT ini dilaksanakan pada pukul 10.00 sampai selesai di ruang kelas. Nara sumber atau instruktur adalah Tim IT SMP Negeri 2 Prambanan. Para guru yang mengikuti IHT sampai dapat mengoperasikan aplikasi Google Classroom, Google Meet, dan Google Form. Aplikasi tersebut yang digunakan untuk KBM lewat daring.

Untuk tugas kegiatan belajar  bagi siswa para guru mengirimkan lewat whatsApp, kemudian pada tenggang beberapa tertentu orang tua siswa datang mengumpulkan tugas yang sudah dikerjakan di kertas lembar kerja. Lembar kerja siswa ini dinilai untuk mengisi raport siswa.

Untuk memonitor kerja para guru, Sri Purwaningsih tiap hari melihat apa yang sudah dikerjakan para guru. Setiap hari para guru harus on time pada jadwal melaksanakan KBM di ruang guru. Sri Purwaningsih memantau penilaian siswa, dengan minta daftar nilai para siswa.

Terkait capaian kemajuan SMP Negeri 2 Prambanan, Sri Purwaningsih sudah menata lingkungan SMP Negeri  2  Prambanan hijau. Sudah ada pekarangannya untuk tempat green house. Semuanya itu untuk menuju sekolah adi wiyata. Para guru nampak kompak untuk meningkatkan SMP Negeri 2 lebih baik penataan lingkungannya. Untuk menciptakan lingkungan SMP Negeri 2 Prambanan lebih baik, Sri Purwaningsih mohon usulan dari para guru. (ksd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *