5 Kepala SMP Negeri & 5 Korwil Pendidikan Kabupaten Klaten Sertijab

BERITA KLATEN – Sejumlah 5 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Klaten melakukan serah terima jabatan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Senin (13/1/2020) siang.

Setelah sejumlah 5 guru SMP Negeri dan 5 Korwil Pendidikan, serta seorang Kepala Satuan PNF SKB di Kabupaten  Klaten dilantik oleh Bupati Klaten Hj Sri Mulyani pada Selasa (7/1/2020) lalu, selanjutnya mereka melakukan serah terima jabatan (Sertijab). Sertijab para Kepala SMP Negeri, para Korwil Pendidikan, dan Kepala Satuan PNF SKB disaksikan oleh para Kepala SMP Negeri di Kabupaten Klaten, juga para Korwil Pendidikan. Para Kepala SMP Negeri yang melakukan Sertijab adalah Sri Purwaningsih sebagai Kepala SMP Negeri 2 Prambanan, sebelumnya sebagai guru SMP Negeri 2 Manisrenggo. Woro Indriyo sebagai Kepala SMP Negeri 3 Karanganom, sebelumnya guru SMP Negeri 2 Delanggu. Andreas Kristanto Kepala SMP Negeri 2 Ceper, sebelumnya Kepala SMP Negeri 2 Prambanan. Sunarto Kepala SMP Negeri 1 Karangdowo, sebelumnya sebagai Kepala SMP Negeri 2 Ceper. Sulistiyadi Kepala SMP Negeri 3 Karangdowo, sebelumnya menjabat Kepala SMP Negeri 3 Karanganom.

Sejumlah 5 orang Korwil Pendidikan adalah Sukono sebagai Korwil Pendidikan di Kecamatan Wonosari, Slamet Riyadi Korwil Pendidikan Kecamatan Ceper, Purwono sebagai Korwil Pendidikan Kecamatan Kalikotes, Haryono Korwil Pendidikan Kecamatan Karanganom. Haryono sebelumnya sebagai Korwil Pendidikan Kecamatan Pedan, kemudian Pedan diganti oleh Jarot Setyo Sri Widodo. Sedangkan Tri Gunawan sebagai Kepala Satuan PNF SKB Kabupaten Klaten.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Wardani Sugiyanto yang juga mengetahui proses sertijab tersebut, dalam sambutannya antara lain mengajak para Kpala SMP Negeri dan para korwil pendidikan untuk meningkatkan kwalitas pendidikan di Klaten. Pada para Korwil Pendidikan agar memberi pelayanan yang baik pada guru sekolah dasar. Sehingga para guru merasa lancar dan nyaman. Para insan pendidikan, para guru punya kewajiban untuk sukseskan pilkada. Bila jadi panitia penyelenggara Pilkada itu merupakan ikut sukseskan pilkada.(ksd)

 

 

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *