Presiden Joko Widodo Mengajukan Konjem Pol Listyo Sigit Prabowo Sebagai Calon Kapolri

BERITA KLATEN – Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo diajukan oleh Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Kapolri pada Ketua DPR Republik Indonesia, Rabu (13/1/2021).

Surat Presiden Joko Widodo ajuan pencalonan Kepala Kepolisian Polisi Republik Indonesia (Kapolri) kepada Ketua DPR RI Puan Maharani disampaikan oleh Menteri Sekretariat Negara Pratikno. Surat Presiden Joko Widodo mengenai ajuan Kapolri langsung diterima oleh Puan Maharani. Kemudian proses persetujuan pemilihan Kapolri oleh DPR RI akan dilakukan selama 20 hari sejak surat pengajuan Kapolri diterima Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani.

Presiden Joko Widodo mempunyai hak prerogatif dalam memilih calon tunggal Kapolri. Tentunya Presiden Joko Widodo memilih Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mempunyai prestasi yang baik dalam menjabat pada institusi Polri.  Selama menjabat Kepala Bareskrim telah banyak kasus besar yang diungkap.

Di bawah komando Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Bareskrim banyak mengungkap sejumlah kasus besar yang menyedot perhatian publik. Tak hanya itu, pembenahan internal juga terus digalakkan di tubuh reserse tersebut.

Bareskrim juga mengawal seluruh kebijakan pemerintah dengan membentuk beberapa Satuan Tugas (Satgas), diantaranya Satgas Pangan, Satgas Migas, Satgas Kawal Investasi.

Di awal menjabat, Listyo Sigit langsung tancap gas dengan mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Pada 27 Desember 2019 atau 12 hari setelah dilantik sebagai Kabareskrim, Sigit mengumumkan secara langsung penangkapan dua terduga pelaku kasus tersebut. Mereka adalah, RM dan RB, keduanya merupakan oknum anggota kepolisian. Pelaku penyiraman air keras pada Novel Baswedan langsung diproses hukum.

Menyodorkan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri pilihan Kapolri adalah tepat. Banyak kasus besar korupsi, narkoba, dan lainnya berhasil diungkap oleh Bareskim di bawah pimpinan Konjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Dalam kasus hak tagih (cassie) Bank Bali Listyo Sigit Prabowo langsung meminpin tim pengejaran buronan terpidana Djoko  Tjandra di Malaysia pada tanggal 30 Juli 2020. Dari hasil pengusutan buronan terpidana kasus  Bank Bali juga melibatkan dua oknum jendral ialah Brigjen Pol Prasetyo Utomo dan Irjen Pol Napoleon Bonaparte. Masih banyak kasus-kasus kejahatan baik hoak, penghasutan, penghinaan, pelanggaran hukum karantina, dan lainnya yang ditangani Bareskim di bawah Listyo Sigit Prabowo.

Pengamat institusi Polisi Kiki yang disiarkan Kompas TV, Rabu (13/1/2021) petang menyatakan simpatinya Presiden Jokowi mengajukan nama calon tunggal Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo untuk menggantikan Kapolri Jendral Idham Azis. Hal itu juga mendapat simpati dari dua orang anggota DPR RI. Jendral Idham Azis  tidak lama lagi akan memasuki pensiun.(ksd/humas res/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *