Karena Talud Saluran Irigasi Ambrol, Irigasi Desa Karangdukuh Tersendat

BERITA KLATEN – Kebutuhan irigasi sebagian petani di Desa Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah terhambat karena rusaknya talud yang berada di plered Gadingan.

Demikian dikatakan Kepala Desa Karangdukuh Ari Supriyanto ketika ditemui di kantornya, Senin (14/9/2020) lalu. Lebih lanjut Ari Supriyanto mengungkapkan,  akibat ambrolnya talud saluran irigasi yang sudah bertahun-tahun mengakibatkan aliran irigasi bagi sebagian petani di Desa Karangdukuh tidak lancar. Karena ambrolnya talud saluran irigasi yang tepatnya berada di belakang pabrik tembakau di Dusun Brajan, Desa Karangdukuh mengakibatkan air irigasi  mengalir tidak  penuh ke area wilayah Desa Karangdukuh, tetapi dominan mengalir menuju ke wilayah Desa Pakahan, Kecamatan Jogonalan.

Menurut Kepala Desa (Kades) Ari Supriyanto, rusaknya atau ambrolnya talud saluran irigasi yang juga menjadi batas antara Desa Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan dengan Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan sudah bertahun-tahun.  Karena itu air yang mestinya mengalir untuk mencukupi irigasi di wilayah Desa Karangdukuh juga sudah cukup lama terhambat. Jadi sudah lama bertahun-tahun tidak mengalir ke sawah-sawah di Desa Karangdukuh sektor timur.

Karena kondisi talud saluran irigasi yang berada di belakang (selatan) Rumah Makan Ilham Brajan sudah ambrol, Ari Supriyanto selaku Kepala Desa Karangdukuh mohon pada Dinas Pekerjaan Umum Bidang Sumber Daya Air (SDA) untuk memperbaiki talud saluran irigasi di Gadingan, Desa Karangdukuh.

Ari Supriyanto pada Berita Klaten.com menuturkan konon talud tersebut sudah berulang kali diperbaiki. Namun bila datang banjir talud yang sudah diperbaiki ambrol. Menurut Ari Supriyanto karena kontruksi perbaikan talud saluran irigasi kurang baik maka talud saluran irigasi mudah ambrol atau longsor.

Kepala Bidang SDA Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Klaten Harjaka ketika dikonfirmasi keadaan talud saluran irigasi di Gadingan, Karangdukuh, di kantornya, Kamis (17/9/2020) ia mengatakan tidak tahu kalau talud saluran irigasi di Desa Karangdukuh ambrol. Menurutnya saluran irigasi yang ada di Desa Karangdukuh bukan saluran primer. Untuk memperbaiki kondisi talud saluran irigasi di Desa Karangdukuh yang rusak, usulan Harjaka agar Kades Karangdukuh mengirim surat laporan pada Bidang SDA Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Klaten.  Dan selanjutnya akan dilakukan melihat di lokasi saluran irigasi Desa Karangdukuh.

Titik lokasi talud saluran irigasi di Gadingan, Desa Karangdukuh yang ambrol sekarang penuh ditumbuhi pohon, atau semak belukar yang liar. Sehingga menghalangi pandangan untuk mengamati bangunan talud. Informasi yang digali dari Kades Karangdukuh, usulan untuk memperbaiki atau merehab talud saluran irigasi yang kondisinya rusak sudah disampaikan dalam Musrenbangdes, maupun Musrenbangcam, dan juga sudah diusulkan dalam Musren di tingkat Kabupaten Klaten. (ksd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *