SD Negeri 1 Bareng Lor KBM Daring Berjalan Lancar

 97 total views,  1 views today

BERITA KLATEN – Meski kondisi pandemi virus corona Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bareng Lor, di Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kegiatan belajar mengajar lewat  dalam jaringan dapat berjalan lancar.

Demikian dikatakan Kepala SD Negeri 1 Bareng Lor Theresia Wiwik Dwi Astuti, ketika ditemui kantornya, Rabu (12/8/2020) pagi. Lebih lanjut Ia mengungkapkan, dalam kondisi pandemi virus corona ini para guru setiap pagi  pukul 07.00 sudah berada di ruangan guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dalam jaringan atau daring. Menurutnya, para guru sudah mempersiapkan materi yang  akan disampaikan pada para murid. Para guru yang mengajar dari kelas rendah (kelas 1)  sampai dengan kelas tinggi (kelas 6) sudah mempersiapkan dengan beberapa media daring. Misal materi dibuat  video yang dishare lewat WA group siswa kelas tinggi, juga memberi tugas pada siswa lewat WA.

Guru kelas 1 Heny Megasari yang sedang mempersiapkan materi KBM ketika ditemui Berita Klaten.com di ruangan kelas menuturkan tiap pagi ketika mau mengajar ia menyampaikan prolog dan absen  para siswa. Kemudian menyampaikan materi memakai aplikasi potum yang dibuat dalam video, kemudian dishare pada HP orang tua siswa. Pembelajaran yang ia berikan pada siswa kelas 1 sesuai dengan rencana persiapan pembelajaran (RPP) yang dibuatnya.

Kendala yang muncul adalah bila setelah diterangkan lewat video anak belum lancar   menulis angka maupun hurup. Untuk tugas bagi siswa, Heny Megasari minta agar latihan menulis oleh siswa ditulis di buku tulis halus kemudian diphoto terus dikirimkan lewat ke Heny Megasari. Dari buku tulis halus itu dapat dievaluasi oleh Heny Megasari selaku guru kelas 1. Ia dapat melihat tampilan  tulisan itu ditulis siswa atau orang tuanya. Menurut Bu Heny, sapaan Heny Megasari, untuk mengetahui  siswanya apakah sudah dapat membaca atau belum, kalau tidak ada tatap muka ya cukup sulit. Kendalanya pada HP yang dibawa orang tua siswa. Heny Megasari merasa belum puas karena belum kenal dengan siswa kelas 1.  Selama tahun ajaran baru ini belum ketemu siswanya.

Novi Budiani pengampu guru kelas 3 menyampaikan pengalamannya KBM dalam kondisi pandemi virus corona atau Covid-19 mengatakan tidak jauh berbeda dengan Heny Megasari yang ngampu guru kelas 1.

Novi Budiani setiap harinya mulai pukul 08.00 mulai mengaplood materi. Mengabsen siswa mulai pukul 06.00 s/d pukul 08.00. Pengakuan Novi Budiani, dalam menga-jar para siswanya juga menggunakan video untuk menyampaikan materi. Selain itu diketik terus disimpan dalam file kemudian diaplod  kirim lewat WA. Tugas yang diberikan pada siswa, ada orang tua siswa yang sulit mengunduh-nya.

Tugas yang diberikan pada siswa kadang oleh orang tua ngumpulkannya terlambat, minta tunda waktu untuk mengumpulkannya, karena menunggu HP yang dibawa orang tuanya. Bagi siswanya yang belum lancar membaca, terus ditindak lanjuti dengan video call. Selain itu ada layanan khusus, siswa dan orang tua diminta datang di sekolah.

Dalam pelajaran tertentu siswa juga ada tugas untuk praktek di rumah. Siswa disuruh mengamati pertumbuhan suatu tumbuhan. Kemudian siswa memphotonya mengirim lewat WA japri kepada Novi Budiani. Untuk mengevaluasi tugas bagi siswa  Novi Budiani saat siswa mengirimkan tugas diphoto lewat WA langsung dinilai juga. Menurut Novi Budiani, keluhan orang tua siswa adalah anaknya susah diajak belajar. Malah cenderung mainan HP.

Pengalaman Esti Rahmawati yang memegang kelas tinggi atau kelas 6. Menurut Esti Rahmawati mengampu kelas 6 waktunya  cukup relatif pendek. Lebih-lebih dalam kondisi Covid-19 ini.  KBM yang lewat media daring cukup menjadi perhatian sungguh-sungguh.

Esti Rahmawati melaksanakan KBM daring ini juga lewat WA, video yang diaplood lewat youtube, google classroom, dan lainnya.  Aplikasi yang dipakai power poin, game, zoom meeting,  dan lainnya. Yang dialami orang tua komplain tidak bisa buka aplikasi. Selain itu orang tua juga tidak bisa buka zoom meeting. Orang tua tidak dapat mendampingi belajar anaknya yang kelas 6. KBM daring menurut beberapa guru ya cukup menyita perhatian.

Kepala SDN 1 Bareng Lor Theresia Wiwik Dwi Astuti menuturkan dan berprinsip walaupun dalam kondisi pandemi virus corona SD Negeri 1 Bareng Lor, Klaten Utara  tetap berprestasi. Parameternya menurut Ibu Wiwik, sapaan Kepala SD Negeri 1 Bareng Lor,  tahun ajaran baru ini siswanya banyak yang diterima di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 4 lewat jalur prestasi.

Kemudian ia sering memotivasi dewan guru SD Negeri 1 Bareng Lor untuk terus bersemangat mendampingi para siswa. Kemudian setiap hari memantau para guru, lihat jurnal harian, meneliti RPP, melihat sample tugas, membangun komunikasi dengan komite sekolah, dan menjalin relasi dengan paguyuban orang tua siswa.

Salah satu orang tua murid SDN 1 Bareng Lor yang enggan disebut jati dirinya, ditemui Berita Klaten mengatakan senang KBM lewat daring selama ini. Ia merasa tidak kesulitan mendampingi anaknya dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya.(ksd)

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru