Untuk Tingkatkan Sinergitas TNI, Polri & Sukarelawan Adakan Pelatihan Mitigasi Bencana

 69 total views,  1 views today

BERITA KLATEN – Ratusan relawan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, untuk meningkatkan sinergitas dengan TNI serta Polri dalam mitigasi bencana di pandemi diadakan pelatihan dapur umum, simulasi bencana Merapi, dan  puting beliung, serta connecting komunikasi antar relawan di lapangan Mukoh, Desa Cawan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Sabtu (28/11/2020).

Agung, selaku ketua panitia kegiatan penanganan kesiapsiagaan atau mitigasi bencana Gunung Merapi dan angin puting beliung dalam sambutannya antara mengatakan kegiatan tersebut untuk menghadapi bencana yang menimpa manusia. Karena itu Agung mengatakan ini merupakan kegiatan kemanusiaan.  Kegiatan pelatihan ini ditegaskan Agung, materinya meliputi mengelola dapur umum, simulasi evakuasi penanganan angin puting beliung, dan koordinasi antar relawan lewat conecting komunikasi. Sehingga sinergitas penanganan bencana dapat berjalan lancar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten Harris Sri Yuwono Aris Yulianto, dalam sambutannya antara lain mengatakan sekarang masih dalam masa pandemi virus korona atau Covid-19. Data warga Klaten yang terpapar masih ada. Belum tahu kapan Covid-19 akan berhenti. Maka dalam kondisi begini para relawan agar tetap disiplin melakukan protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan pada air mengucur, dan selalu menjaga jarak. “Relawan jangan abai, paling tidak memakai masker. Kebersamaan dan kekompakkan harus terus kita pertahankan,”ajak Harris.

Kasat Sabhara Polres Klaten AKP Edi Sukamto dalam sambutannya singkat mengatkan relawan Kabupaten Klaten sudah cepat bergerak ketika ada bencana.  Untuk menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini relawan disiplin mengetrapkan protokol kesehatan menambah 1M, ialah menjadi 4M, ialah makai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan. Pesannya dalam kondisi sekarang mobil atau motor harus ready. Baik kelengkapan wifer pada mobil dan bahan bakar minyak mesti ada. Sehingga kendaraan siap jalan ketika terjadi bencana.

Komandan Rayon Militer 05 Jatinom Kapten Inf Dalimin dalam sambutannya antara lain mengatakan perlunya sinergitas dalam koordinasi. Untuk menunjang penanganan bencana perlu peralatan yang memadai. Sehingga penanganan bencana akan berhasil.

Hadir dalam pelatihan kesiapsiagaan atau mitigasi bencana adalah Kabag Operasi Polres Klaten Kompol Suyarta, perwakilan  dari Kecamatan Jatinom, Kepala Desa Cawan, dan tamu undangan lainnya.

Relawan yang mengikuti pelatihan mitigasi adalah anggota Shabara Polres Klaten, Banser, Kokam,  Pandawa, MDMC, OMKSYS Menden, SJC, Senkom, Lazismu, dan lainnya. Nara sumber yang melatih penanganan orang yang perlu pertolongan pertama adalah dr Bara, dan lainnya. Peserta pelatihan nampak penuh perhatian mendengarkan pembekalan. (ksd)

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru