Guyub Rukun Modal Utama Gotong Royong Memperbaiki Tanggul Abrasi

 78 total views,  2 views today

BERITA KLATEN – Untuk memperbaiki tanggul Kali Dengkeng yang abrasi akibat banjir di Desa Melikan, Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah, dibutuhkan semangat guyub rukun untuk modal gotong royong.

Demikian diungkapkan Kepala Desa Melikan Haji Purwanto ketika melakukan gotong royong memperbaiki tanggul Kali Dengkeng yang abrasi akibat banjir, Selasa (9/2/2021) siang tadi. Tanggul di sebelah kanan dan kiri jembatan Kali Dengkeng mengalami abrasi akibatnya pasangan pondasi penyangga jembatan mengalami nggogos dapat mengakibatkan robohmya jembatan tersebut.

Melihat kondisi  yang tanggulnya di sebelah kanan  dan kiri jembatan Kali Dengkeng mengalami abrasi, warga masyarakat di Dukuh Muker, Desa Melikan bergerak cepat dan sigap guyub rukun melakukan gotong royong membangun pondasi untuk menguatkan pondasi jembatan yang tanggulnya mengalami abrasi yang dapat merobohkan jembatan yang vital ini. Ketika goto royong warga masyarakat Dukuh Muker nampak guyub rukun. Warga masyarakat yang plural (majemuk) kompak melakukan gotong royong.

Kepala Desa (Kades) Melikan Haji Purwanto mengatakan Jembatan Kali Dengkeng yang tanggulnya abrasi ini menghubungkan Desa Melikan ke Dukuh Bogor, Bantengan, dan Desa Kaligayam.  Maka Haji Purwanto berharap jarak 5 meter dari sisi kanan dan kiri Jembatan Kali Dengkeng dipasang pondasi yang kuat. Haji Purwanto juga mohon pada instansi terkait dan berkompeten agar memperbaiki  kondisi tanggul yang mengalami abrasi.

Desa Melikan, menurut Sarno salah seorang  Melikan merupakan desa wisata yang dapat dijadikan destinasi wisata. Maka infra stuktur di Desa Melikan perlu diperbaiki.  Sehingga dapat mengundang wisatawan ingin datang di Desa Melikan. Di Dukuh Muker sudah rumah seni dilengkapi rumah dimpil, untuk home stay dengan alat-alat tradisional untuk gayung mandi berupa siwur.

Kadarwati, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Komisi B,  bersama Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Fajar Ismoyo datang di lokasi yang tanggulnya mengalami abrasi, hari Selasa (9/2/2021) siang juga. Kadarwati dan Hamenang Fajar Ismoyo sangat apresiasi atas kekompakan gotong royong warga masyarakat Dukuh Muker, Desa Melikan untuk memperbaiki pondasi jembatan Kali Dengkeng yang rusak akibat tanggul yang abrasi.

Kunjungan Kadarwati bersama Hamenang Fajar Ismoyo di Desa Melikan ingin melihat kondisi Desa Melikan yang jembatan di Dukuh Muker rusak akibat Kali Dengkeng atau Kali Sosro banjir. Kunjungannya juga untuk melihat bantuan apa yang perlu dibutuhkan warga masyarakat Desa Melikan yang terdampak bencana banjir.

“Saya kunjungan di Desa Pesu dan Desa Melikan untuk melihat kondisi desa yang terdampak dari banjir. Semangat gotong royong adalah ajaran Bung Karno yang mesti dilestarikan. Problem pembangunan kerusakan karena bencana dapat diatasi dengan gotong royong yang guyub rukun. Saya minta Kecamatan Wedi segera mengumpulkan data-data kerusakan akibat banjir. Kalau sudah diinventarisasi akan saya ajukan  ke Provinsi Jawa Tengah agar dibantu. Kerusakan jembatan Kali Dengkeng agar segera diperhatikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo,”ungkap Kadarwati didampingi Hamenang Fajar Ismoyo.

Dalam kesempatan kunjungan di Desa Melikan Kadarwati dan Hamenang Fajar Ismoyo memberi bantuan bahan makanan, serta dana uang untuk keperluan gotong royong memperbaiki Jembatan Kali Dengkeng.

Kades Haji Purwanto mengatakan untuk mencukupi kebutuhan komsumsi sudah ada dana kebencanaan.  Jadi untuk konsumsi kegiatan gotong royong dana dari Pemerintah Desa Melikan juga ada. Menurut Haji Purwanto, dapur umum  dikordinir oleh Suryatmi yang menjabat Ketua RW 13. Kepala Dusun 2 Sugiyo dan Ketua BPD Slamet Widodo, serta anggotanya juga terlibat gotong royong memperbaiki pondasi Jembatan Kali Dengkeng.(ksd)

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru