SMK Negeri 3 Klaten Sosialisasikan US & UKK

 131 total views,  1 views today

BERITA KLATEN –  Ujian kopetensi keahlian (UKK) di SMK Negeri 3 Klaten akan dilakukan tatap muka.

Hal itu dikatakan Kepala SMK Negeri 3 Klaten Pramu Aji kesempatan sosialisasi ujian sekolah dan UKK pada wali murid di Aula SMK Negeri 3 Klaten,  Rabu (24/2/2021).

Lebih lanjut Pramu Aji pada Berita Klaten mengungkapkan, untuk kelancaran dan kesuksesan ujian, akan menggunakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Pihak sekolah menerbitkan keputusan itu setelah orang tua/wali murid mengizinkan pelaksanaan ujian secara tatap muka.

Sebelum ujian praktik dilaksanakan, peserta didik terlebih dahulu diberikan pembekalan atau simulasi agar tidak menemui kesulitan saat ujian. Pembekalan atau  simulasi  akan dilaksanakan bulan Maret.

“Kalau ujian praktik dilaksanakan secara daring akan sulit. Karena orang tua mengizinkan maka ujian praktik dilaksanakan secara tatap muka,” kata Pramu Aji.

Sosialisasi ujian sekolah (US) yang berlangsung tiga hari Senin – Rabu (22-24/2/2021) di aula dihadiri orang tua/wali murid kelas XII serta Ketua Komite Sekolah Budi Sasongko.

Meski UKK dilaksanakan secara tatap muka namun tetap mentaati protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Ujian akan dilaksanakan bertahap tiap sesi dan per jurusan.

Pramu Aji berharap wali muriid ikut mengawasi dan membimbing anaknya selalu mematuhi protokol kesehatan.

Ujian sekolah berdasarkan surat dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah akan dilaksanakan secara daring 1-20 April 2021.

Peserta ujian menurut Pramu Aji  siswa kelas XII jumlahnya 395 siswa. Terdiri dari program keahlian  Tata Busana 4 rombel, Tata Boga 4 rombel, Perhotelan 2 rombel, dan program keahlian Kecantikan ada 2 rombel.

Ari, salah satu orang tua siswa mengatakan ujian praktik secara daring menyulitkan anak karena kadang sinyal sulit tidak lancar.

“Belajar secara daring saja sulit di tempat saya. Signyalnya susah. Harus ke tempat adik yang ada wifinya,” kata Ari orang tua siswa Zahra.

Ari mendukung UKK dilakukan secara tatap muka. Ia mengatakan anaknya di jurusan tata busana sudah dapat membuat kemeja untuk ayahnya.(ksd)

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru