Pompes Bahrul Uluum Di Kadibolo Diresmikan Kapolres Klaten

 89 total views,  1 views today

BERITA KLTEN – Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu meresmikan Pondok Pesantren Bahrul Uluum, di Desa Kadibolo Kecamatan Wedi, Klaten, Jateng,  sebagai Pondok Pesantren Siaga Candi, Rabu (10/3/2021) sore.

Pondok Pesantren Siaga merupakan program Polri untuk mendorong penerapan protokol kesehatan terkait covid-19 di lingkungan pondok pesantren. Hal tersebut sejalan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 03 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan juga Surat Edaran Bupati Klaten nomor 443.5/034/2021 yang isinya antara lain penerapan protokol kesehatan dan pembatasan aktifitas warga masyarakat di berbagai sektor, salah satunya adalah lingkungan pendidikan.

“Peresmian Pondok Pesantren Siaga ini mendasari apa yang menjadi komitmen Polri dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk menekan penyebaran covid-19,” tutur Kapolres Klaten Edy Suranta Sitepu.

Kapolres Klaten menambahkan bahwa Pondok Pesantren Bahrul Uluum diresmikan sebagai Pondok Pesantren Siaga karena dinilai sudah tangguh dalam menghadapi pandemi covid-19. Kriterianya antara lain sudah menerapkan protokol kesehatan yang baik sesuai instruksi dari pemerintah.

“Ada 2 item wajib di Pondok Pesantren Siaga Candi. Pertama, adalah pesantren yang sehat, yakni pesantren yang akrab dan tegas dalam penerapan 5M. Kedua adalah pesantren yang bersih, yakni pesantren yang mengupayakan santrinya untuk terbiasa mencuci tangan dan memperbanyak akses cuci tangan dan sanitasi terus ditingkatkan,” ungkap  Kapolres menjelaskan.

Menurut Kapolres, program Pondok Pesantren Siaga Candi akan terus dilanjutkan dan diterapkan di semua pondok pesantren di wilayah Kabupaten Klaten. Dirinya berharap akan semakin banyak pondok pesantren yang menjadi role model Siaga Candi terutama di masa pandemi Covid-19.

Sementara itu Kepala Pondok H. Agus Sunardo menyampaikan bahwa selama ini pondok yang diasuhnya sudah taat menjalankan ketentuan dalam protokol kesehatan terkait covid-19. Diantaranya para santri dilarang keluar asrama untuk mencegah penularan virus.

“Sementara ini santri tidak diijinkan sambang, tetapi orangtua jika ada keperluan mendesak yang menyambangi kesini. Alhamdulillah semua santri dalam kondisi sehat dan tidak ada yang terpapar covid-19,’ ujar Haji Agus Sunardo.

Sementara itu terkait ketahanan ekonomi, Haji Agus Sunardo menjelaskan bahwa pondoknya memiliki usaha depot air minum isi ulang yang penjualannya mencapai 1400 sampai dengan 1500 galon per bulan. Selain depot air minum, pondok pesantren Bahrul Uluum juga memiliki usaha arisan haji yang dimulai sejak tahun 2018 dan saat ini mengelola dana sekitar Rp 5,4 milyar.

Acara peresmian Pondok Pesantren Siaga Candi di Ponpes Bahrul Uluum dihadiri oleh Muspika Kecamatan Wedi, para PJU Polres Klaten, Kepala Desa Kadibolo Siti Marwiyah, dan pimpinan serta pengurus Pondok Pesantren Bahrul Uluum. Dalam kegiatan tersebut Kapolres dan rombongan juga mengecek sarana penanggulangan covid-19 diantaranya ruang posko, ruang besuk tamu, dapur siaga, pos kesehatan pesantren, ruang isolasi dan ruang UMKM. (ksd/humas res)

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru