Pemkab Klaten Gelar Musrenbang RKPD 2022

 60 total views,  1 views today

BERITA KLATEN – Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani bersama sejumlah pejabat menghadiri pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (31/3/2021).

Giat Musrenbang juga dilaksanakan lewat media teleconference oleh 26 Kecamatan di Kabupaten Klaten melalui zoom meeting. Tujuan pelaksanaan musrenbang yaitu untuk mendapatkan masukan, saran, dan padangan dari berbagai komponen masyarakat dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Klaten dan sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, serta sinergi seluruh komponen masyarakat.

Sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2436/ SJ tanggal 17 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Pemerintahan, maka pelaksanaan acara tetap memperhatikan protokol kesehatan. Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) agar tidak terjadi penularan covid-19. Musrenbang  diikuti sejumlah 456 peserta yang terdiri dari unsur forkompinda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, delegasi kecamatan, lembaga swadaya masyarakat, organisasi profesi, tokoh masyarakat, tokoh agama, perguruan tinggi, kelompok masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
Musrenbang RKPD merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati program kegiatan prioritas pembangunan. Bupati Klaten  Hj. Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan bahwa tema pembangunan Kabupaten Klaten tahun 2022 diarahkan pada “Pemulihan Ekonomi Melalui Peningkatan Kualitas dan Pengembangan Potensi Lokal”. Hal ini sesuai dengan visi Pemerintahan Kabupaten Klaten, yaitu Terwujudnya Masyarakat Klaten yang Maju, Mandiri dan Sejahtera.

Sesuai dengan pemaparan yang diberikan oleh Kepala Bappeda RKPD Kabupaten Klaten tahun 2022 mengenai arah kebijakan dan prioritas pembangunan Provinsi Jawa Tengah tahun 2022. Pelaksanaan Musrenbang kali ini akan lebih dioptimalkan sebagai wadah untuk menyepakati permasalah-an dan prioritas pembangunan daerah, serta menyepakati program kegiatan, pagu indikatif, indikator, dan target kinerja serta lokasi.

Hj Sri Mulyani juga menambahkan bahwa klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah kabupaten atau kota dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang Kecamatan. Harapannya dengan adanya Musrenbang dapat memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk berpikir terbuka, memiliki visi ke depan, teringratif dan inovatif.

Dalam rangka menjamin sinergitas pembangunan di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten, musrenbang diharapkan dapat megintegrasikan pembangunan lintas sektor secara struktur, terarah, akuntabel, serta menjawab isu-isu secara strategis. Tema pada musrenbang kali ini sangat relevan karena dengan pemulihan ekonomi maka kita akan dapat bersama-sama bangkit membangun kembali rakyat Klaten, wilayah kita dari efek pandemi COVID-19. (ksd/ humas Klaten)

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru