Hj Sri Mulyani Serahkan 47.000 Masker Di 7 Kecamatan

BERITA KLATEN – Untuk memutus rantai penyebaran virus corona Hj Sri Mulyani menyerahkan bantuan 47 ribu alat pelindung diri (APD) berupa masker yang dibagi di 7 kecamatan, Rabu (22/4/2020).

Bupati Hj Sri Mulyani dalam sambutan-nya di masing-masing kecamatan yang dihadiri pejabat muspika dan para kades dan lurah antara mengatakan gugus tugas desa covid-19 harus ketat isolasi mandiri. Masker yang dibagi untuk mencegah penularan virus corona atau covid-19. Bupati Sri Mulyani minta pada gugus tugas pencegahan virus corona agar ketat melakukan isolasi mandiri bagi para pemudik selama 14 hari.

Hari Rabu (22/4/2020) ini APD berupa masker sejumlah 47 ribu itu dibagi di 7 kecamatan. Antara lain di Kecamatan Klaten mendapat 6150 masker tempatnya di Balai Desa Glodogan, di Kecamatan Jogonalan mendapat 9100 masker tempatnya di Desa Bakung, Kecamatan Prambanan mendapat 8050 tempatnya di Desa Kemudo, Kecamatan Manisrenggo mendapat 7400 masker tempatnya di Desa Barukan, Kecamatan Karangnongko mendapat 6600 tempatnya di Demakijo, Kecamatan Kebonarum mendapat 3400 tempatnya di Desa Menden, dan Kecamatan Kemalang mendapat 6300 tempatnya di Desa Keputran. Masker alat pelindung agar dibagi pada masyarakat.

Sri Mulyani juga menekankan pada warga masyarakat yang melakukan aktifitas di luar agar disiplin pakai masker dalam kondisi pandemi virus corona atau covid-19 ini. Jaga kebersihan dengan mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir. Lakukan jemur diri dan olah raga pada pukul 09.00 sampai dengan pukul 10.00. Masyarakat dibiasakan untuk peeilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Ini merupakan instruksi atau ajakan dari Presiden Joko Widodo. Jauhi kerumunan orang.  Sri Mulyani juga mengatakan efek wabah virus corona dampaknya  juga pada perekonomian.  Presiden Joko Widodo juga sudah melarang jangan mudik.

Bagi warga Klaten yang merantau lalu sudah mudik di Klaten agar melakukan isolasi diri secara ketat. Ini memang serba repot bagi perantau yang jatuh tidak bekerja di rantauan. Kalau mereka di rantauan tidak bekerja jadi terlantar. Sri Mulyani juga mengungkapkan warga Klaten yang mudik jumlahnya sekitar 19.300-an sekian. Ini yang perlu dipikirkan jaring pengaman sosial.(ksd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *