Pilkada Serentak Dikhawatirkan Menciptakan Klaster Covid-19

BERITA KLATEN – Pilkada serentak pada 9 Desember  2020 yang berlangsung di tengah pandemi covid-19, cukup menyita perhatian publik. Banyak yang mengkhawatirkan gelaran pilkada ini akan menjadikan klaster baru covid-19. Semua pihakpun diminta memastikan setiap tahapan pilkada dijalankan sesuai protokol kesehatan yang ada.

Untuk itulah Polri sebagai salah satu instansi yang dikedepankan dalam penanganan covid-19 berupaya mendorong para kontestan pilkada untuk berkomitmen menjalankan protokol kesehatan di setiap kegiatan yang digelar. Salah satu langkahnya adalah dengan menginisiasi adanya deklarasi dan komitmen calon bupati dan wakil bupati siap mematuhi protokol kesehatan covid-19 pada setiap tahapan pilkada serentak tahun 2020.

Untuk Klaten kegiatan tersebut dilakukan di Kantor KPU Kabupaten Klaten usai rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Klaten, Kamis (24/9/2020).

Tiga Paslon yang akan memperebutkan tampuk kepemimpinan di Kabupaten Klaten ini mengucapkan dan menandatangani komitmen menjalankan protokol kesehatan yang disaksikan Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu, Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ustadi Rahmad, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Klaten, para Pejabat KPU Klaten, dan Bawaslu serta para awak media.

Komitmen yang diucapkan dan ditandatangani antara adalah, pertama Paslon siap bertanggungjawab untuk tidak melibatkan banyak massa atau kerumunan pada setiap tahapan Pilkada 2020 sesuai kesepakatan dan ketentuan perundangan yang berlaku.

Kedua, Paslon siap mematuhi protokol kesehatan covid-19 dengan mendapatkan 4M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Ketiga, Paslon siap bertanggung jawab terhadap pelanggaran protokol kesehatan covid-19 yang dilakukan dan massa pendukungnya.

Ke-4,  Paslon siap dilakukan testing tracing dan treatment apabila mengalami gejala covid-19.

Ke-4, Paslon siap menerima sanksi administrasi maupun sanksi pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang protokol kesehatan covid-19 dan peraturan perundangan lainnya yang berlaku.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kasubbag Humas Iptu Nahrowi  mengatakan bahwa kegiatan deklarasi dan komitmen menjalankan protokol kesehatan ini dimaksudkan untuk menjaga keselamatan masyarakat terkait pandemi covid-19. Pihaknya berharap, deklarasi ini menjadi komitmen bersama dan bisa dijalankan secara disiplin oleh paslon dan juga massa pendukung.

“Jangan sampai, pesta demokrasi ini justru menciptakan klaster-klaster baru covid-19 akibat melanggar protokol kesehatan. Semoga dengan deklarasi ini pilkada berjalan lancar, kondisi sehat dan di Klaten aman, serta di Klaten  Covid-19 menurun,” tutur Nahrowi. (ksd/humas res)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *