BERITA KLATEN – Secara resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Solodiran Kecamatan Manisrenggo Kabupaten Klaten resmi ditutup di lapangan Solodiran, Kamis (21/5/2026) pagi.
Upacara penutupan TMMD yang bertema Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa berlangsung khidmad.
Upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 wilayah Kodim 0273 dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto. Hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekda Kabupaten Klaten Jaka Purwanto, Pasi Intel Korem 074/Warastratama Mayor Cba Joko Prasetyo, Wakapolres Klaten Kompol Heru Sanusi, Kepala Dinas Dispermades Kabupaten Klaten Wahyuni Sri Rahayu, Ketua Pengadilan Agama Klaten Riana, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Klaten Mohammad Amrullah, dan tamu undangan lainnya.
Turut hadir jajaran Perwira Staf dan Danramil Kodim 0723/Klaten, Camat Manisrenggo Wachyu Adi Pratomo, Kapolsek Manisrenggo AKP Fajar Dambudi, Peltu Toni Yulianto mewakili Danramil 12/Manisrenggo, Kepala Desa Solodiran Sukamta, para kepala desa se-Kecamatan Manisrenggo, tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, yang dibacakan Dandim 0723/Klaten, disampaikan bahwa tema TMMD kali ini memiliki makna penting mengenai pembangunan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Menurut Pangdam, pembangunan desa merupakan strategi pemerintah dalam mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang. Karena itu, pembangunan desa harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” kata Pangdam yang dibacakan Dandim.
Pangdam IV/Diponegoro juga mengungkapkan program TMMD merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, Polri serta seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah. Selain itu, program tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan, wilayah tertinggal, terpencil, terisolasi, kawasan kumuh perkotaan, hingga wilayah terdampak bencana alam.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati Klaten beserta jajaran Forkopimda, OPD terkait, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar serta seluruh warga masyarakat yang selama satu bulan penuh telah bekerja keras, bergotong royong dan bahu-membahu menyelesaikan seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun nonfisik,” tutur Pangdam 4 Diponegoro.
Di akhir amanatnya, Pangdam berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang. Ia juga menitipkan pesan agar seluruh sarana dan prasarana yang telah dibangun dapat dijaga serta dirawat bersama sehingga memiliki masa pakai yang panjang dan terus mendukung aktivitas masyarakat.
Sementara itu dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Pasiter Kodim 0723/Klaten Kapten Inf Eka Atmaja menyampaikan bahwa seluruh sasaran TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 di Desa Solodiran berhasil dapat selesai 100%.

Sasaran fisik meliputi betonisasi jalan sepanjang 597 meter, pembangunan talud sepanjang 597 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni sejumlah 3 unit, jambanisasi lima unit. Selain pembangunan fisik, program TMMD juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Usai pelaksanaan upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian jalan pertanian hasil betonisasi program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Solodiran. Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, bersama jajaran Forkopimda dan tamu undangan dengan meninjau langsung lokasi pembangunan jalan pertanian tersebut.
“Dengan adanya betonisasi jalan pertanian ini diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian warga,” ujar Dandim Klaten
Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui program TMMD agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.
Sementara itu, Kepala Desa Solodiran Sukamta menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di wilayahnya. Ia menyebut program tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
“Atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Solodiran, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI Kodim 0723/Klaten, Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD di desa kami. Masyarakat sangat antusias dan bersemangat dalam bergotong royong membangun desa bersama TNI,” ungkap Sukamta.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Ia berharap hasil pembangunan yang telah dicapai dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan memperlancar aktivitas masyarakat sehari-hari.
Pada wartawan Kades Solodiran Sukamto mengatakan dengan perbaikan jalan dibetonisasi untuk mengangkut hasil panen dapat lancar karena dapat dilalui kendaraan roda 4. Harga tanah di desa Solodiran juga naik.(ksd/*)